{"id":79889,"date":"2026-10-28T19:22:53","date_gmt":"2026-10-28T12:22:53","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=79889"},"modified":"2026-10-28T19:22:53","modified_gmt":"2026-10-28T12:22:53","slug":"polda-banten-ajak-pemuda-bersatu-lawan-tawuran-dan-kenakalan-remaja-melalui-talkshow-rri-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/10\/28\/polda-banten-ajak-pemuda-bersatu-lawan-tawuran-dan-kenakalan-remaja-melalui-talkshow-rri-banten\/","title":{"rendered":"Polda Banten Ajak Pemuda Bersatu Lawan Tawuran dan Kenakalan Remaja Melalui Talkshow RRI Banten"},"content":{"rendered":"<p>Serang, Analisnews.co.id\u00a0 \u2013 Polda Banten mengajak generasi muda untuk menjauhi tawuran dan kenakalan remaja melalui talkshow interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Banten, Rabu (28\/10\/2026).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam kegiatan bertema \u201cPemuda Bersatu, Lawan Tawuran dan Kenakalan Remaja\u201d tersebut, Polda Banten menghadirkan Perwira Urusan Subbidang Penerangan Masyarakat (Paur Subbidpenmas) Polda Banten Ipda I Kadek Adi Sujana, S.H., M.H., sebagai narasumber. Talkshow dipandu oleh penyiar Kartika Rahmi dan disiarkan pada pukul 15.00 WIB.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam dialog tersebut, Ipda Kadek menjelaskan bahwa tawuran dapat berawal dari persoalan sederhana, seperti saling mengejek, provokasi di media sosial, hingga tekanan kelompok. Perilaku tersebut dapat menimbulkan korban dan berujung pada konsekuensi hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cTawuran bukan sekadar persoalan kenakalan remaja. Satu keputusan yang salah dapat menyebabkan seseorang terluka, kehilangan nyawa, menghadapi proses hukum, dan merusak masa depannya. Karena itu, kami mengajak para pemuda untuk tidak mudah terprovokasi dan berani menolak ajakan tawuran,\u201d ujar Ipda Kadek.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia menegaskan, pencegahan kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat. Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang baik dengan anak, sementara sekolah dan lingkungan masyarakat perlu mendorong kegiatan positif bagi generasi muda.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cPencegahan tawuran tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Diperlukan kerja sama semua pihak, terutama orang tua dan sekolah, untuk membangun lingkungan yang aman serta mengarahkan energi generasi muda ke kegiatan positif,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain itu, Ipda Kadek mengimbau para remaja agar bijak menggunakan media sosial, tidak menyebarkan provokasi, serta segera melaporkan kepada orang tua, pihak sekolah, atau kepolisian apabila mengetahui adanya potensi tawuran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cJangan mengukur keberanian dari seberapa kuat kita melawan orang lain, tetapi dari seberapa mampu kita mengendalikan diri dan menjaga keselamatan sesama. Pemuda bersatu bukan untuk berkelahi, tetapi untuk membangun masa depan yang lebih baik,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Melalui talkshow ini, Polda Banten berharap generasi muda mampu menjadi pelopor perdamaian, menjauhi tindakan kekerasan, serta berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Banten. (Bidhumas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Serang, Analisnews.co.id\u00a0 \u2013 Polda Banten mengajak generasi muda untuk menjauhi tawuran dan kenakalan remaja melalui talkshow interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Banten, Rabu (28\/10\/2026). &nbsp; Dalam kegiatan bertema \u201cPemuda Bersatu, Lawan Tawuran dan Kenakalan Remaja\u201d tersebut, Polda Banten menghadirkan Perwira Urusan Subbidang Penerangan Masyarakat (Paur Subbidpenmas) Polda Banten Ipda I Kadek Adi Sujana, S.H.,<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":79894,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-79889","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-banten"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79889","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79889"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79889\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79896,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79889\/revisions\/79896"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79894"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79889"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79889"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79889"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}