{"id":82433,"date":"2026-11-01T00:15:49","date_gmt":"2026-10-31T17:15:49","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=82433"},"modified":"2026-11-01T00:15:49","modified_gmt":"2026-10-31T17:15:49","slug":"warga-pubian-meradang-bupati-komang-koheri-dituding-ingkar-janji-bangun-jalan-bandar-sari-payung-rejo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/11\/01\/warga-pubian-meradang-bupati-komang-koheri-dituding-ingkar-janji-bangun-jalan-bandar-sari-payung-rejo\/","title":{"rendered":"Warga Pubian Meradang, Bupati Komang Koheri Dituding Ingkar Janji Bangun Jalan Bandar Sari &#8211; Payung Rejo"},"content":{"rendered":"<p>Warga Pubian Meradang, Bupati Komang Koheri Dituding Ingkar Janji Bangun Jalan Bandar Sari-Payung Rejjo<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Analisisnews.co.id<\/strong> &#8212; LAMPUNG TENGAH | <span style=\"font-size: 14px\">Kekecewaan masyarakat Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah atas janji pembangunan infrastruktur jalan semakin memuncak.<\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-82435\" src=\"https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/IMG_20261031_235700-283x300.jpg\" alt=\"\" width=\"283\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/IMG_20261031_235700-283x300.jpg 283w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/IMG_20261031_235700-150x159.jpg 150w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/IMG_20261031_235700-450x478.jpg 450w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/IMG_20261031_235700.jpg 720w\" sizes=\"(max-width: 283px) 100vw, 283px\" \/><\/p>\n<p>Bahkan, Aliansi 7 Kampung nekat melakukan pemortalan akses jalan Bandar Sari-Payung Rejo di Desa Tanjung Rejo, Selasa (27\/10\/2026).<\/p>\n<p>Aksi tersebut dipicu kekecewaan warga atas realisasi pembangunan jalan yang dinilai tidak sesuai dengan janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah dibawah kepemimpinan Bupati I Komang Koheri.<\/p>\n<p>Warga menyebutkan ruas jalan yang sebelumnya dijanjikan untuk diperbaiki adalah Bandar Sari-Payung Rejo.<\/p>\n<p>Namun, realisasi pembangunan justru hanya menyasar ruas Bandar Sari-Mojokerto.<\/p>\n<p>Janji Pembangunan Dinilai Tidak Sesuai<\/p>\n<p>Warga menilai kebijakan pembangunan tersebut tidak mencerminkan pemerataan dan keberpihakan atas kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Ruas Jalan Bandar Sari-Payung Rejo hancur, berlubang, penuh genangan. Kenapa yang dibangun cuma Bandar Sari &#8211; Mojokerto yang mulus hotmix? Yang seharusnya dibangun menyeluruh dari Bandar Sari hingga Payung Rejo, tapi yang diperbaiki hanya sampai Mojokerto,&#8221; kata warga di lokasi aksi.<\/p>\n<p>Kekecewaan masyarakat bahkan dituangkan melalui poster bertuliskan, &#8220;KAMI MASYARAKAT PUBIAN BUKAN PEMAIN POLITIK, KAMI BUTUH JALAN BUKAN JANJI&#8221;.<\/p>\n<p>Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar kerusakan infrastruktur, melainkan menyangkut keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang selama puluhan tahun menantikan perbaikan jalan.<\/p>\n<p>Debu Truk Tambang Ganggu Kesehatan<\/p>\n<p>Selain kondisi jalan yang rusak parah, aktivitas kendaraan pengangkut material tambang juga menjadi sorotan warga.<\/p>\n<p>Truk bermuatan berat yang melintas setiap hari disebut memperparah kerusakan jalan. Saat musim kemarau, debu yang beterbangan bahkan masuk ke rumah-rumah warga dan menutupi tanaman.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut dikeluhkan karena memicu gangguan pernapasan dan gatal-gatal.<\/p>\n<p>&#8220;Puluhan tahun jalan lintas Payung Rejo-Bandar Sari rusak. Kami dijanjikan terus tanpa ada realisasi. Kami sudah lelah dengan janji-janji pemerintah,&#8221; teriak orator aksi.<\/p>\n<p>Warga juga menyoroti keberadaan sedikitnya tujuh perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah tersebut. Aktivitas perusahaan dinilai memberikan dampak lingkungan dan infrastruktur yang digunakan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Warga menyebutkan 7 perusahaan tambang yang beroperasi cuma mengambil keuntungan dari alam bumi Lampung Tengah, tetapi melupakan dampak lingkungan,&#8221; tegas Sanadi, salah satu peserta aksi.<\/p>\n<p>Atas kondisi tersebut, warga menuntut perbaikan jalan secara menyeluruh dengan konstruksi beton sedalam 60 sentimeter melalui pembongkaran dan pengecoran ulang.<\/p>\n<p>Mereka menolak jika penanganan hanya dilakukan melalui tambal sulam yang dinilai tidak akan bertahan lama akibat lalu lintas truk bermuatan berat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Aliansi 7 Kampung Ancam Portal Permanen<\/p>\n<p>Aliansi 7 Kampung yang terdiri dari Bandar Sari, Sangun Ratu, Tanjung Rejo, Tanjung Kemala, Payung Rejo, Mojokerto, dan Gunung Haji menyatakan akan mempertahankan aksi pemortalan hingga tuntutan pembangunan jalan mendapat kepastian.<\/p>\n<p>&#8220;Jalan ini mau dibangun atau tidak dibangun, kami akan tetap pasang portal. Jangan biarkan aspirasi masyarakat Pubian hanya menjadi catatan di atas kertas,&#8221; tegas warga.<\/p>\n<p>Warga juga telah menyepakati skema pemortalan lanjutan. Apabila pembangunan dimulai dari Sangun Ratu, portal akan dipasang di Tanjung Rejo dan Tanjung Kemala.<\/p>\n<p>Namun, jika tidak ada pembangunan sama sekali, portal permanen akan dipasang di Bandar Sari.<\/p>\n<p>&#8220;Aksi ini adalah peringatan keras agar Pemda Lampung Tengah kembali berpihak kepada rakyatnya, bukan kepada kepentingan oligarki,&#8221; kata warga dalam aksi tersebut.<\/p>\n<p>Masyarakat berharap Pemkab Lampung Tengah segera memberikan kepastian dan merealisasikan pembangunan ruas jalan Bandar Sari-Payung Rejo. Mereka menegaskan tidak lagi membutuhkan janji, melainkan bukti nyata pembangunan yang dapat dirasakan langsung.<\/p>\n<p>Pewarta: Ranu Sugito<br \/>\nEditor: Putu Wiguna<\/p>\n<p>Lampung Tengah, Komang Koheri, Aliansi 7 Kampung, Jalan Rusak Pubian, Aksi Pemortalan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga Pubian Meradang, Bupati Komang Koheri Dituding Ingkar Janji Bangun Jalan Bandar Sari-Payung Rejjo &nbsp; Analisisnews.co.id &#8212; LAMPUNG TENGAH | Kekecewaan masyarakat Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah atas janji pembangunan infrastruktur jalan semakin memuncak. Bahkan, Aliansi 7 Kampung nekat melakukan pemortalan akses jalan Bandar Sari-Payung Rejo di Desa Tanjung Rejo, Selasa (27\/10\/2026). Aksi tersebut dipicu<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":82434,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-82433","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82433"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":82447,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82433\/revisions\/82447"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82434"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}