{"id":83714,"date":"2026-11-02T20:46:44","date_gmt":"2026-11-02T13:46:44","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=83714"},"modified":"2026-11-02T20:46:44","modified_gmt":"2026-11-02T13:46:44","slug":"wali-kolaborasi-dengan-siti-badriah-lewat-kangen-awakmu-angkat-kisah-rindu-terhalang-jarak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/11\/02\/wali-kolaborasi-dengan-siti-badriah-lewat-kangen-awakmu-angkat-kisah-rindu-terhalang-jarak\/","title":{"rendered":"Wali Kolaborasi dengan Siti Badriah Lewat \u201cKangen Awakmu\u201d, Angkat Kisah Rindu Terhalang Jarak"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Analisnews.co.id<\/strong> | JAKARTA \u2013 Kerinduan kepada orang tercinta menjadi benang merah single terbaru Wali bersama pedangdut Siti Badriah bertajuk \u201cKangen Awakmu\u201d. Dirilis pada 30 Oktober 2026, lagu ini mengangkat kisah cinta yang harus berhadapan dengan jarak, keterbatasan ekonomi, dan keinginan untuk segera bertemu.<\/p>\n<p>Bukan sekadar bercerita tentang pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh atau *long distance relationship* (LDR), \u201cKangen Awakmu\u201d juga menyuarakan perasaan seseorang yang ingin pulang menemui kekasihnya. Sayangnya, keinginan tersebut belum bisa terwujud karena terbentur persoalan biaya dan bekal perjalanan.<\/p>\n<p>Kesederhanaan cerita justru menjadi kekuatan lagu ini. Ada perasaan rindu yang terus menggelayuti hati, tetapi tak selalu bisa dituntaskan dengan sebuah perjalanan. Keinginan untuk bertemu dan memeluk orang tersayang menjadi gambaran emosional yang dekat dengan kehidupan banyak orang.<\/p>\n<p>Lewat lirik berbahasa Jawa sederhana, Wali dan Siti Badriah menghadirkan ungkapan kerinduan yang terasa akrab. \u201cKangen Awakmu\u201d, yang berarti merindukan dirimu, menjadi representasi perasaan seseorang yang ingin segera kembali ke pelukan orang yang dicintainya.<\/p>\n<p>Dari sisi musikalitas, lagu ini memadukan karakter Pop Melayu khas Wali dengan sentuhan dangdut koplo yang identik dengan Siti Badriah. Perpaduan tersebut membuat \u201cKangen Awakmu\u201d terdengar ringan, menghibur, tetapi tetap menyimpan kekuatan emosional.<\/p>\n<p>Salah satu bagian yang mudah melekat di telinga adalah penggalan chorus, \u201cKangen\u2026 sakangene\u201d. Ungkapan tersebut menjadi penegas betapa dalamnya rasa rindu yang disampaikan sekaligus menjadi bagian yang berpotensi mengundang pendengar ikut bernyanyi.<\/p>\n<p>Menariknya, pesan lagu ini tidak hanya relevan bagi mereka yang menjalani hubungan LDR. Para perantau yang jauh dari keluarga, orang-orang yang merindukan kampung halaman, hingga mereka yang belum memiliki kesempatan untuk pulang juga bisa menemukan cerita dirinya dalam lagu ini.<\/p>\n<p>Melalui \u201cKangen Awakmu\u201d, Wali dan Siti Badriah menyampaikan pesan sederhana namun menyentuh: jarak dan keadaan boleh menunda sebuah pertemuan, tetapi tidak serta-merta menghapus cinta dan kerinduan.(red\/py).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id | JAKARTA \u2013 Kerinduan kepada orang tercinta menjadi benang merah single terbaru Wali bersama pedangdut Siti Badriah bertajuk \u201cKangen Awakmu\u201d. Dirilis pada 30 Oktober 2026, lagu ini mengangkat kisah cinta yang harus berhadapan dengan jarak, keterbatasan ekonomi, dan keinginan untuk segera bertemu. Bukan sekadar bercerita tentang pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh atau *long<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":83715,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[318,405,2196,2193,2194,2195,2192,1935],"class_list":["post-83714","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-celebs","tag-musikindonesia","tag-musiktanahair","tag-dangdutkoplo","tag-kangenawakmu","tag-laguterbaru","tag-popmelayu","tag-sitibadriah","tag-waliband"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83714","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83714"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83714\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":83717,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83714\/revisions\/83717"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83715"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83714"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83714"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83714"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}