{"id":86355,"date":"2026-11-06T17:24:15","date_gmt":"2026-11-06T10:24:15","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=86355"},"modified":"2026-11-06T17:24:15","modified_gmt":"2026-11-06T10:24:15","slug":"maliq-dessentials-gelar-kabar-gembira-exhibition-hingga-17-november-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/11\/06\/maliq-dessentials-gelar-kabar-gembira-exhibition-hingga-17-november-2026\/","title":{"rendered":"MALIQ &amp; D\u2019Essentials Gelar Kabar Gembira Exhibition hingga 17 November 2026"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Analisnews.co.id<\/strong> | Jakarta \u2014 MALIQ &amp; D\u2019Essentials kembali menghadirkan pengalaman musik dalam format pameran. Kali ini, band tersebut menggelar <b>Kabar Gembira Exhibition <\/b>untuk merayakan peluncuran album penuh kesepuluh mereka, <b>Kabar Gembira<\/b>, yang berlangsung pada 29 Oktober hingga 17 November 2026 di Melting Pot, GF, ASHTA District 8, Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>Setelah sukses menghadirkan <b><i>Can Machines Fall in Love? Exhibition <\/i><\/b>pada 2024, MALIQ kembali menjadikan pameran sebagai medium untuk memperkenalkan perjalanan, identitas, serta ekosistem kreatif mereka secara lebih luas.<\/p>\n<p>Diarahkan oleh Dimasz Joey Aditya selaku Exhibition Director, <b>Kabar Gembira Exhibition <\/b>menghadirkan empat pilar utama, yakni album terbaru MALIQ, musikal <b>Senja Teduh Pelita<\/b>, Untitled Humans di ranah gaya hidup, serta konser perayaan 25 tahun MALIQ pada 2027.<\/p>\n<p>Pameran ini juga menampilkan beragam kolaborasi, merchandise eksklusif, hingga berbagai program interaktif yang mempertemukan musik dengan berbagai disiplin industri kreatif.<\/p>\n<p>\u201cMALIQ sebagai carrier, MALIQ sebagai creator, tapi MALIQ juga sebagai mediumnya untuk menyampaikan ini semua,\u201d ungkap Dimasz.<\/p>\n<p><b>Mendengarkan Album Sebelum Dirilis<\/b><\/p>\n<p>Salah satu daya tarik utama pameran adalah Hearing Section Kabar Gembira, yang memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mendengarkan album terbaru MALIQ sebelum dirilis secara resmi.<\/p>\n<p>Album <b>Kabar Gembira<\/b> berisi sembilan lagu, termasuk \u201cArah Labuh\u201d yang telah lebih dahulu dirilis pada 20 Oktober 2026. Delapan lagu lainnya adalah \u201cTumbuh\u201d, \u201cLife Is Madness\u201d, \u201cKabar Gembira\u201d, \u201cPenasaran\u201d bersama Rhoma Irama, \u201cNyali\u201d bersama Bilal Indrajaya, \u201cPigura\u201d bersama Perunggu, \u201cBuku Gambar\u201d, dan \u201cLucu Juga Ya\u201d.<\/p>\n<p>Selain Hearing Section, pengunjung dapat menjelajahi sejumlah instalasi, seperti panggung utama, Timeline Journey, photo booth Fujifilm, dan Pophariini Store.<\/p>\n<p>Berbagai program turut meramaikan pameran, antara lain Sony Music Entertainment Indonesia X Pophariini, Meet &amp; Greet HMNS, Mad Music Lab, SiniarPop Live! by Pophariini, musikal <b>Senja Teduh Pelita<\/b>, konferensi pers album terbaru, serta MALIQ &amp; D\u2019Essentials Album Showcase.<\/p>\n<p><b>Musik, Brand, dan Ekosistem Kreatif<\/b><\/p>\n<p>Bagi MALIQ, format exhibition menjadi pendekatan yang memungkinkan mereka menyampaikan cerita secara lebih utuh dibandingkan melalui konser semata.<\/p>\n<p>\u201cKami ngerasa format exhibition yang dijahit sama launching album itu format yang cocok untuk menceritakan full ceritanya MALIQ. DNA MALIQ seperti apa, cerita MALIQ seperti apa,\u201d kata Widi Puradiredja.<\/p>\n<p>Menurut Widi, pameran ini sekaligus memperlihatkan bagaimana sebuah band dapat berkembang menjadi brand yang melibatkan berbagai bidang industri kreatif, mulai dari desain, arsitektur, produksi, hingga kerajinan.<\/p>\n<p>\u201cBahwa suatu band bisa menjadi brand dan bisa bercabang untuk berbagai macam profesi di dalamnya. Untuk mengembangkan suatu musik yang berangkat dari sebuah band, berangkat dari musik itu, serta melibatkan hampir semua lini industri kreatif,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>ASHTA District 8 kembali dipilih sebagai lokasi pameran karena kedekatannya dengan dunia seni dan keterbukaannya terhadap berbagai gagasan kreatif. Hal tersebut memberikan ruang bagi MALIQ untuk mengeksplorasi ide di luar musik sekaligus menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih personal bagi pengunjung.<\/p>\n<p><b>Babak Baru Bersama Sony Music Entertainment Indonesia<\/b><\/p>\n<p>Head of A&amp;R Sony Music Entertainment Indonesia, Keke Kananta, menilai <b>Kabar Gembira Exhibition<\/b> menjadi contoh bagaimana musik dapat membuka ruang eksplorasi kreatif yang lebih luas.<\/p>\n<p>Menurut Keke, MALIQ &amp; D\u2019Essentials memiliki identitas kuat yang memungkinkan publik mengenal lebih jauh cerita di balik musik serta berbagai karya yang berkembang dari perjalanan band tersebut.<\/p>\n<p>Sony Music Entertainment Indonesia berharap kolaborasi ini membuka peluang baru bagi MALIQ untuk terus berkembang dan menjangkau audiens lebih luas tanpa kehilangan karakter yang telah dibangun.<\/p>\n<p><b>Kabar Gembira Exhibition<\/b> sekaligus menandai babak baru perjalanan MALIQ &amp; D\u2019Essentials melalui album <b>Kabar Gembira<\/b>, yang membuka semesta kreatif baru dan menjadi ruang eksplorasi bagi berbagai karya mereka.<\/p>\n<p>Kehadiran Sony Music Entertainment Indonesia sebagai partner baru juga membuka peluang pengembangan kreativitas dan bisnis ke depan.<\/p>\n<p>Pameran ini merupakan bagian dari kolaborasi MALIQ &amp; D\u2019Essentials dengan Connect by ASHTA dalam rangka merayakan ulang tahun ASHTA ke-6, sekaligus mempertemukan musik, seni, dan kreativitas melalui rangkaian pengalaman bagi publik.(red\/Phy).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id | Jakarta \u2014 MALIQ &amp; D\u2019Essentials kembali menghadirkan pengalaman musik dalam format pameran. Kali ini, band tersebut menggelar Kabar Gembira Exhibition untuk merayakan peluncuran album penuh kesepuluh mereka, Kabar Gembira, yang berlangsung pada 29 Oktober hingga 17 November 2026 di Melting Pot, GF, ASHTA District 8, Jakarta Selatan. Setelah sukses menghadirkan Can Machines Fall<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":86356,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-86355","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-celebs"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86355","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86355"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86355\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":86357,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86355\/revisions\/86357"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86356"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86355"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86355"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86355"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}