{"id":86365,"date":"2026-11-06T17:37:40","date_gmt":"2026-11-06T10:37:40","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=86365"},"modified":"2026-11-06T17:37:40","modified_gmt":"2026-11-06T10:37:40","slug":"enam-anak-muda-bersaing-jadi-karyawan-tetap-film-lagi-probation-ungkap-kerasnya-dunia-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/11\/06\/enam-anak-muda-bersaing-jadi-karyawan-tetap-film-lagi-probation-ungkap-kerasnya-dunia-kerja\/","title":{"rendered":"Enam Anak Muda Bersaing Jadi Karyawan Tetap, Film Lagi Probation Ungkap Kerasnya Dunia Kerja"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Analisnews.co.id<\/strong>\u00a0 | JAKARTA \u2013 Persaingan mendapatkan pekerjaan dan tekanan untuk segera meraih kesuksesan menjadi realitas yang akrab bagi banyak anak muda. Fenomena tersebut diangkat BASE Entertainment melalui film terbaru berjudul <b><i>Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?<\/i><\/b> yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.<\/p>\n<p>Disutradarai Archie Hekagery, film yang diadaptasi dari buku best seller karya Samuel Ray ini menghadirkan cerita tentang enam calon karyawan yang harus melewati masa probation. Mereka bersaing memperebutkan satu posisi karyawan tetap, sekaligus menghadapi berbagai persoalan personal dan tekanan kehidupan.<\/p>\n<p><i>Dibintangi Aurora Ribero, Rey Bong, Gabriella Ekaputri, Lutfi Afansyah, Daffa Wardhana, dan Arafah Rianti, film ini tidak hanya menyuguhkan ketegangan kompetisi di lingkungan kantor. Ceritanya juga menggambarkan beragam karakter pekerja dengan ambisi, latar belakang, dan persoalan hidup yang berbeda.<\/i><\/p>\n<p>Aurora Ribero memerankan Bintang, anak sulung yang memikul tanggung jawab ekonomi keluarga. Di tengah keinginannya menyenangkan semua orang, Bintang harus berhadapan dengan tekanan untuk segera sukses.<\/p>\n<p>Aurora mengaku karakter tersebut membuatnya semakin memahami besarnya tekanan yang dihadapi generasi muda saat ini.<\/p>\n<p>&#8220;Memerankan Bintang membuat saya sadar betapa besarnya pressure anak muda masa kini yang merasa harus cepat sukses. Tekanan terbesar justru sering datang dari diri mereka sendiri,&#8221; ungkap Aurora saat Press Conference di Gedung Epicentrum Kuningan Kamis(5\/11)<\/p>\n<p>Sementara itu, Gabriella Ekaputri memerankan Claudia, sosok ambisius yang rela menutup diri dari pertemanan demi mencapai target karier. Karakter ini menjadi gambaran bagaimana ambisi yang tidak terkendali dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak sehat.<\/p>\n<p>Menurut Gabriella, memiliki ambisi bukanlah sesuatu yang salah. Namun, persoalan muncul ketika seseorang mulai menjatuhkan orang lain demi mendapatkan posisi yang diinginkan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, film ini juga menyisipkan humor melalui karakter Damai yang diperankan Lutfi Afansyah dan Velma yang dimainkan Arafah Rianti. Damai menjadi gambaran satir pekerja yang kerap menyamarkan keterbatasan kemampuan dengan istilah-istilah korporat yang rumit.<\/p>\n<p>Adapun Velma merepresentasikan seseorang yang harus menghadapi kerasnya kehidupan dan persaingan yang terkadang terasa tidak adil.<\/p>\n<p>Dua karakter lainnya, Bima (Rey Bong) dan Mika (Daffa Wardhana), turut memberikan warna tersendiri. Bima disebut menghadirkan kejutan yang tidak terduga, sedangkan Mika menggambarkan anak muda dengan privilese yang mencoba menjalani gaya hidup hemat.<\/p>\n<p>Produser Shanty Harmayn mengatakan film ini tidak semata-mata ingin menggambarkan persaingan untuk menjadi pemenang dalam dunia kerja. Ada sisi kemanusiaan yang ingin ditonjolkan melalui perjalanan masing-masing karakter.<\/p>\n<p>Menurutnya, kegagalan maupun penolakan dalam pekerjaan bukan berarti akhir dari segalanya. Sebaliknya, pengalaman tersebut bisa menjadi jalan menuju kesempatan yang lebih baik.<\/p>\n<p>Pesan serupa juga ingin disampaikan Samuel Ray selaku penulis buku yang menjadi sumber adaptasi film ini. Ia berharap <b><i>Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih<\/i><\/b>? dapat menjadi tontonan yang menghibur sekaligus membuka wawasan para pencari kerja, khususnya fresh graduate.<\/p>\n<p>Samuel menilai pemahaman mengenai hak-hak pekerja selama masa probation masih penting untuk ditingkatkan. Selain memahami nilai diri, para pekerja muda juga perlu membangun empati dan menjaga hubungan antarmanusia di lingkungan profesional.<\/p>\n<p>Film ini turut mendapat dukungan CIMB Niaga sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendampingi generasi muda membangun masa depan. Melalui OCTO dan OCTO Savers Payroll, CIMB Niaga mengajak masyarakat membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak awal memasuki dunia kerja, termasuk mengelola penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan, dan investasi.<\/p>\n<p>Di balik cerita persaingan yang terjadi di depan kamera, suasana berbeda justru tercipta di antara para pemain. Kedekatan dan persahabatan mereka selama proses produksi menjadi salah satu elemen yang memperkuat chemistry antarkarakter.<\/p>\n<p>Lewat perpaduan drama, komedi, dan persoalan sosial, <b><i>Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? <\/i><\/b>mencoba mengajak penonton melihat kembali makna kesuksesan. Sebab, perjalanan karier bukan hanya tentang siapa yang lebih dulu mendapatkan posisi tetap, tetapi juga bagaimana seseorang bertahan tanpa kehilangan jati dirinya.<\/p>\n<p>Film produksi BASE Entertainment ini akan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 12 November 2026. Informasi terbaru dapat diikuti melalui akun Instagram @filmlagiprobation dan @base.id.<\/p>\n<p>Red\/Phy<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id\u00a0 | JAKARTA \u2013 Persaingan mendapatkan pekerjaan dan tekanan untuk segera meraih kesuksesan menjadi realitas yang akrab bagi banyak anak muda. Fenomena tersebut diangkat BASE Entertainment melalui film terbaru berjudul Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026. Disutradarai Archie Hekagery, film yang diadaptasi dari buku best<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":86366,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[169,661,164,1581,1580,1579,1815,1577,1582],"class_list":["post-86365","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-example-1","tag-auroraribero","tag-baseentertainment","tag-reybong","tag-arafahrianti","tag-daffawardhana","tag-gabriellaekaputri","tag-kerjangejarapasih","tag-lagiprobation","tag-lutfiafansyah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86365","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86365"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86365\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":86368,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86365\/revisions\/86368"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}