{"id":87136,"date":"2026-11-08T17:53:32","date_gmt":"2026-11-08T10:53:32","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=87136"},"modified":"2026-11-08T17:53:32","modified_gmt":"2026-11-08T10:53:32","slug":"gugun-blues-shelter-rilis-ep-ruang-rasa-hadirkan-enam-lagu-blues-berbahasa-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/11\/08\/gugun-blues-shelter-rilis-ep-ruang-rasa-hadirkan-enam-lagu-blues-berbahasa-indonesia\/","title":{"rendered":"Gugun Blues Shelter Rilis EP \u2018Ruang Rasa\u2019, Hadirkan Enam Lagu Blues Berbahasa Indonesia"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Analisnews.co.id<\/strong> | JAKARTA \u2013 Gugun Blues Shelter (GBS) kembali menghadirkan karya terbaru melalui album EP digital bertajuk <b><i>Ruang Rasa <\/i><\/b>yang dirilis bersama Afe Records pada 6 November 2026. Berisi enam lagu berbahasa Indonesia, album ini menjadi babak baru perjalanan musikal Muhammad Gunawan alias Gugun dalam mengeksplorasi blues dengan sentuhan personal dan reflektif.<\/p>\n<p>Gugun menyebut <b><i>Ruang Rasa<\/i><\/b> sebagai karya yang membawa sesuatu berbeda. Melalui album ini, ia ingin menyampaikan gagasan, pemikiran, serta pesan kehidupan yang dikemas dalam musik blues.<\/p>\n<p>\u201cAlbum EP digital terbaru gue ini, rilis 6 November 2026 di platform musik, ada sesuatu yang berbeda di album ini. Gue menyampaikan isi pesan pemikiran gue di musik blues lewat album Ruang Rasa ini,\u201d ujar Gugun saat berbincang dengan Bois Famous Maker dalam program KOPI (Komentar Orang Pilihan Indonesia).<\/p>\n<p>Enam lagu yang menghuni *Ruang Rasa* adalah <b><i>Tak Bisakah Lagi<\/i><\/b>?, <b><i>Lelah Ku Ikuti<\/i><\/b>, <b><i>Kehidupan<\/i><\/b>, <b><i>Satu Jawaban<\/i><\/b>, <b><i>Cemburu Saja<\/i><\/b>, dan <b><i>Rindu<\/i><\/b>. Seluruhnya menggunakan lirik bahasa Indonesia, menghadirkan blues yang lebih dekat dengan pengalaman, perasaan, dan keseharian pendengarnya.<\/p>\n<p>Album ini juga menjadi ruang interaksi antara Gugun dan penggemarnya. Ia mengajak publik tidak sekadar menikmati musik, tetapi turut memberikan respons, komentar, dan pandangan melalui akun media sosial resminya.<\/p>\n<p>Di tengah dinamika politik dan hiruk-pikuk kehidupan Indonesia, Gugun berharap <b><i>Ruang Rasa<\/i><\/b> dapat menghadirkan ketenangan sekaligus menjadi hiburan bagi para penikmat musik.<\/p>\n<p>\u201cDi tengah riuhnya kondisi politik Indonesia sekarang, semoga semua lagu di album ini menjadi obat penawar. Salah satunya bisa menjadi hiburan dan menambah koleksi musik Indonesia, tunggu apa lagi, jangan lupa komen yaa di medsos gue,\u201d ungkap musisi kelahiran Duri, Riau, 22 November 1975 tersebut.<\/p>\n<p><b>Kolaborasi Musisi dan Afe Records<\/b><\/p>\n<p>Kekuatan <b><i>Ruang Rasa<\/i><\/b> tidak hanya terletak pada karakter blues Gugun, tetapi juga dukungan sejumlah musisi dan sahabat yang terlibat dalam proses produksinya.<\/p>\n<p>Refki Nanda mengisi drum, Angga pada bas, serta Muhammad Fajar pada keyboard sekaligus menggarap aransemen string. Album ini turut melibatkan The Karung Brass, Angkela Bare, Suto, dan Fermal. Sementara Kelana menangani mixing dan mastering, dengan Hendy Ahmad sebagai eksekutif produser.<\/p>\n<p>Gugun mengapresiasi seluruh pihak yang memberikan kontribusi dalam menghadirkan album tersebut, terutama semangat solidaritas yang memperkuat kualitas musikal dan karakter sound <b><i>Ruang Rasa<\/i><\/b>.<\/p>\n<p>CEO Afe Records, Hendy Ahmad, menyebut Gugun Blues Shelter sebagai salah satu artis unggulan labelnya. Ia menilai album ini dikemas dengan pendekatan musikal dan komersial yang mampu menghadirkan karakter blues yang renyah di telinga sekaligus membekas di hati.<\/p>\n<p>\u201cAfe Records selalu menghadirkan karya terbaik dari musisi anak negeri di industri musik tanah air. Termasuk karya musik Gugun Blues Shelter album Ruang Rasa. Bagi Afe Records, Gugun Blues Shelter adalah \u2018King of Blues\u2019 di skena musik blues Indonesia. InsyaAllah semoga album Ruang Rasa hits di pasaran,\u201d ujar Hendy.<\/p>\n<p><b>Konsistensi Gugun dalam Perjalanan Blues<\/b><\/p>\n<p>Pengamat musik Bois Famous Maker menilai <b><i>Ruang Rasa<\/i><\/b> sebagai karya istimewa dari kolaborasi Gugun Blues Shelter dan Afe Records. Menurutnya, pertemuan antara konsistensi musikal Gugun dan pengalaman Hendy Ahmad sebagai mantan anak band sekaligus CEO label menjadi kombinasi yang menarik.<\/p>\n<p>Gugun sendiri telah menapaki perjalanan musik blues sejak 1999, termasuk melalui karya album perdananya. Kehadiran <b><i>Ruang Rasa <\/i><\/b>memperlihatkan bagaimana blues terus berkembang sebagai medium ekspresi, tanpa kehilangan akar dan identitas musikalnya.<\/p>\n<p>\u201cKerjasama atau kolaborasi keduanya pasti punya chemistry yang luar biasa. Dimana Gugun konsisten dalam bermusik dan berkarya di skena musik blues dari tahun 1999 sejak merilis karya album perdananya. Kini berada di naungan Afe Records, yang CEO-nya Hendy Ahmad dulunya juga anak band. Pastinya ada sesuatu yang menarik dan menawan di album Ruang Rasa ini,\u201d tandas Bois.<\/p>\n<p>Dengan enam lagu yang menyuarakan beragam rasa dan pengalaman manusia, <b><i>Ruang Rasa<\/i><\/b> bukan sekadar tambahan katalog musik Gugun Blues Shelter. Album ini menjadi ajakan untuk mendengarkan, merasakan, sekaligus membangun percakapan melalui blues berbahasa Indonesia.(red-dby).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id | JAKARTA \u2013 Gugun Blues Shelter (GBS) kembali menghadirkan karya terbaru melalui album EP digital bertajuk Ruang Rasa yang dirilis bersama Afe Records pada 6 November 2026. Berisi enam lagu berbahasa Indonesia, album ini menjadi babak baru perjalanan musikal Muhammad Gunawan alias Gugun dalam mengeksplorasi blues dengan sentuhan personal dan reflektif. Gugun menyebut Ruang<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":87142,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[318,2284,2286,2285,2282,2283],"class_list":["post-87136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-celebs","tag-musikindonesia","tag-aferecords","tag-bluesindonesia","tag-gugun","tag-gugunbluesshelter","tag-ruangrasa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87136"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87136\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":87144,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87136\/revisions\/87144"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}