{"id":9765,"date":"2026-06-03T13:51:39","date_gmt":"2026-06-03T13:51:39","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=9765"},"modified":"2026-06-03T13:51:39","modified_gmt":"2026-06-03T13:51:39","slug":"menag-pesparawi-bukan-sekadar-lomba-tetapi-momentum-merawat-iman-persatuan-dan-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/06\/03\/menag-pesparawi-bukan-sekadar-lomba-tetapi-momentum-merawat-iman-persatuan-dan-lingkungan\/","title":{"rendered":"Menag: Pesparawi Bukan Sekadar Lomba, tetapi Momentum Merawat Iman, Persatuan, dan Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><em><strong>Analisnews.co.id<\/strong><\/em> | Jakarta \u2014 Kementerian Agama akan menggelar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, pada 18\u201328 Juni 2026. Perhelatan nasional yang akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi ini mengusung semangat pelestarian lingkungan sekaligus penguatan persaudaraan umat dan persatuan bangsa.<\/p>\n<p>Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, Pesparawi Nasional XIV mengangkat tema &#8220;Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan&#8221; sebagai bentuk komitmen menghadirkan kegiatan keagamaan yang memberikan dampak nyata bagi pelestarian alam.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Menag saat menghadiri Kick Off Pesparawi Nasional XIV yang berlangsung secara hybrid di kantor layanan Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, sebagai penanda dimulainya seluruh rangkaian persiapan menuju perhelatan nasional tersebut.<\/p>\n<p>Menurut Nasaruddin, nilai-nilai keagamaan harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Karena itu, berbagai praktik ramah lingkungan akan diterapkan selama penyelenggaraan Pesparawi, mulai dari penggunaan tumbler pribadi, pengurangan sampah plastik sekali pakai, hingga pengelolaan sampah yang lebih baik.<\/p>\n<p>&#8220;Melalui Pesparawi Nasional XIV, kita ingin menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berkelanjutan,&#8221; ujar Nasaruddin.<\/p>\n<p>Selain mengedepankan isu lingkungan, Pesparawi juga diharapkan menjadi ruang memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman Indonesia. Menurut Menag, harmoni bangsa dapat dianalogikan dengan sebuah paduan suara yang mampu menghasilkan keindahan melalui perpaduan berbagai suara yang berbeda.<\/p>\n<p>&#8220;Pesparawi mengingatkan bahwa harmoni tidak lahir dari keseragaman. Harmoni tercipta ketika berbagai suara yang berbeda mampu berpadu dalam satu tujuan yang sama. Semangat inilah yang harus terus kita rawat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, sebagaimana paduan suara menghasilkan keindahan melalui keberagaman nada, Indonesia juga menjadi kuat karena mampu merajut perbedaan dalam kebersamaan.<\/p>\n<p>Menag berharap Pesparawi tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni musik gerejawi, tetapi juga mampu memperdalam penghayatan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual umat beragama.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan adanya Pesparawi ini diharapkan iman kita masing-masing, umat beragama akan bertambah dalam proses pengakaran keimanan itu sendiri,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Jeane Marie Tulung, mengatakan bahwa Kick Off Pesparawi Nasional XIV menjadi momentum penting untuk membangun sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, gereja-gereja, Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), serta seluruh pemangku kepentingan.<\/p>\n<p>Menurut Jeane, seluruh tahapan persiapan dan pengorganisasian telah dimulai guna memastikan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV berjalan sukses dan memberikan manfaat yang luas bagi umat dan masyarakat.<\/p>\n<p>Pesparawi Nasional XIV akan mempertandingkan 12 kategori lomba yang menampilkan kekayaan seni paduan suara dan musik gerejawi dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan dan kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat moderasi beragama, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta menghadirkan wajah Indonesia yang damai, harmonis, dan penuh kasih di tengah keberagaman.<\/p>\n<p>Pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV didasarkan pada Peraturan Menteri Agama Nomor 19 tentang Pembentukan Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) dan Keputusan Menteri Agama Nomor 285 Tahun 2025 yang menetapkan Papua Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan tahun 2026.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id | Jakarta \u2014 Kementerian Agama akan menggelar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, pada 18\u201328 Juni 2026. Perhelatan nasional yang akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi ini mengusung semangat pelestarian lingkungan sekaligus penguatan persaudaraan umat dan persatuan bangsa. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, Pesparawi Nasional XIV mengangkat<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":9768,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[162,159,161,153,155,156,100,160,154,157,151,152,158],"class_list":["post-9765","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tak-berkategori","tag-beritanasional","tag-harmonidalamkeberagaman","tag-indonesiadamai","tag-kemenagri","tag-manokwari","tag-moderasiberagama","tag-nasaruddinumar","tag-paduansuaragerejawi","tag-papuabarat","tag-persatuanbangsa","tag-pesparawi2026","tag-pesparawinasionalxiv","tag-ramahlingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9765","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9765"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9765\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9772,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9765\/revisions\/9772"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9768"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9765"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9765"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9765"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}