{"id":9852,"date":"2026-06-04T00:56:28","date_gmt":"2026-06-04T00:56:28","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=9852"},"modified":"2026-06-04T00:56:28","modified_gmt":"2026-06-04T00:56:28","slug":"bukan-sekadar-pakai-ai-telkom-ai-center-bali-ajarkan-cara-menyetir-ai-untuk-konten-kreatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/06\/04\/bukan-sekadar-pakai-ai-telkom-ai-center-bali-ajarkan-cara-menyetir-ai-untuk-konten-kreatif\/","title":{"rendered":"Bukan Sekadar Pakai AI, Telkom AI Center Bali Ajarkan Cara \u2018Menyetir\u2019 AI untuk Konten Kreatif"},"content":{"rendered":"<div class=\"css-13a4yla\">Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence Bali bersama CABE Academy menggelar AI Introductory bertema \u201cPractical AI for Your Creativity\u201d untuk meningkatkan literasi AI kreatif, prompting, dan pembuatan konten digital berbasis AI secara praktis dan etis.<\/div>\n<div class=\"article-container css-1i68010\">\n<div class=\"css-1yvie82\">\n<p>Ruang Telkom AI Center Bali dipenuhi antusiasme saat &#8220;AI Introductory: Practical AI for Your Creativity&#8221; digelar secara luring, menghadirkan pengalaman belajar interaktif bagi para kreator dan pelaku konten digital. Acara yang berlangsung pada 8 Mei lalu ini merupakan kolaborasi Telkom AI Center Bali dengan CABE Academy dan dipandu oleh I Gede Suartha Eriyasa, Direktur PT Cabe Melek Literasi sekaligus pemegang sertifikasi Google Prompting Essentials Specialization, yang membawa pendekatan praktis untuk mengintegrasikan AI ke dalam proses kreatif.<\/p>\n<p>Kegiatan ini dirancang untuk menjembatani pemahaman teknis dan aplikatif, dari konsep dasar\u00a0<i>prompting<\/i>\u00a0hingga alur kerja\u00a0<i>end-to-end<\/i>\u00a0pembuatan konten video. Sebagai bagian dari rangkaian pembelajaran, Suartha menekankan hal yang harus dipahami kreator, dalam hal ini konteks dalam merumuskan perintah dan kerangka kerja\u00a0<i>prompting<\/i>\u00a0yang terstruktur, agar AI dapat berfungsi sebagai mitra kreatif yang andal.<\/p>\n<p>Suartha membuka sesi dengan penegasan yang lugas, \u201cAI bukanlah cenayang, melainkan mesin probabilitas kata yang kualitas\u00a0<i>output<\/i>-nya sangat bergantung pada instruksi yang diberikan.\u201d Ia memperkenalkan konsep\u00a0<b><i>Garbage In, Garbage Out<\/i><\/b>\u00a0dan prinsip\u00a0<b>Konteks = Kualitas<\/b>. Tidak hanya itu, ia juga memaparkan dua\u00a0<i>framework prompting<\/i>\u00a0yang menjadi inti praktik yaitu,\u00a0<b>CTF (Context, Task, Format)<\/b>\u00a0untuk tugas harian dan\u00a0<b>PARTS (Persona, Aim, Recipient, Theme, Structure)<\/b>\u00a0untuk produksi konten kompleks.<\/p>\n<p>Lebih jauh, Suartha memperkenalkan\u00a0<i>workflow<\/i>\u00a0yang disebut \u201cThe Duo\u201d: kombinasi\u00a0<b>Gemini Gems\u00a0<\/b>sebagai alat untuk memprogram AI\u00a0<i>agent\u00a0<\/i>dengan peran dan SOP permanen, serta\u00a0<b>Google Labs Flow<\/b>\u00a0sebagai studio kreatif yang mengeksekusi instruksi menjadi video menggunakan teknologi Veo 3.1 dan Imagen. Dengan pendekatan ini, peserta belajar bagaimana merancang Gems yang konsisten dan menerjemahkan\u00a0<i>prompt\u00a0<\/i>terstruktur menjadi<i>\u00a0output\u00a0<\/i>visual yang siap dipublikasikan.<\/p>\n<p>Bagian praktik menjadi puncak acara. Peserta dipandu menyusun\u00a0<i>prompt<\/i>\u00a0menggunakan metode PARTS, membangun Gems, lalu mengeksekusi hasilnya ke Google Labs Flow untuk menghasilkan video dari teks atau gambar. Antusiasme terlihat jelas: dari peserta yang baru pertama kali mencoba hingga yang sudah familiar, semua aktif bereksperimen, bertanya, dan saling berbagi hasil karya, menegaskan bahwa pendekatan<i>\u00a0hands\u2011on<\/i>\u00a0mempercepat pemahaman dan kemampuan produksi.<\/p>\n<p>Sesi ditutup dengan penekanan etika penggunaan AI melalui prinsip CABE:\u00a0<b>Cakap<\/b>\u00a0dalam mengoperasikan alat,\u00a0<b>Aman<\/b>\u00a0dari penyalahgunaan seperti deepfake,\u00a0<b>Berbudaya\u00a0<\/b>dengan mempertahankan orisinalitas karya, dan<b>\u00a0Etis<\/b>\u00a0dengan mengakui peran AI dalam proses kreatif. Pesan ini menegaskan bahwa kemampuan teknis harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab kreatif dan sosial.<\/p>\n<p>Melalui kolaborasi dengan CABE Academy, Telkom AI Center Bali berharap inisiatif seperti ini terus hadir sebagai ruang belajar praktis bagi kreator digital. Dengan kerangka<i>\u00a0prompting<\/i>\u00a0yang tepat dan perhatian pada etika, AI dapat menjadi alat yang memperkaya kreativitas, bukan menggantikan, serta mendorong lahirnya konten berkualitas yang berdampak bagi ekosistem ekonomi digital lokal.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div class=\"css-1fe22q1\">About Telkom AI Connect<\/div>\n<div class=\"css-1d2nd6l\">Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. AI Connect menghadirkan program pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital di Indonesia. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia, dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan di seluruh daerah.<\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Press release ini juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/b7d3f721-cbcd-11ee-a262-0a58a9feac02\/6e8af2f7-f031-424e-91b1-e01f8b91d91b\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">VRITIMES<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence Bali bersama CABE Academy menggelar AI Introductory bertema \u201cPractical AI for Your Creativity\u201d untuk meningkatkan literasi AI kreatif, prompting, dan pembuatan konten digital berbasis AI secara praktis dan etis. Ruang Telkom AI Center Bali dipenuhi antusiasme saat &#8220;AI Introductory: Practical AI for Your Creativity&#8221; digelar secara luring,<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":9854,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9852","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9852"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9852\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9855,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9852\/revisions\/9855"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9854"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}