
Pangkalpinang — Inspektorat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Tahun 2026, Kamis (12/2/2026), bertempat di Ruang Pertemuan APIP Kantor Inspektorat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perencanaan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2026, yang menjadi dasar pelaksanaan PKPT Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sosialisasi ini dihadiri oleh perangkat daerah di lingkup Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai upaya untuk menyamakan pemahaman terkait arah kebijakan, prioritas, serta mekanisme pengawasan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026.
Seperti yang dijelaskan Inspektur Bangka Belitung Imam Kusnadi saat memaparkan materi, sejatinya dalam pelaksanaannya, Sosialisasi ini bertujuan untuk mengorkestrasi pemahaman yang selaras mengenai:
Arah Kebijakan Pengawasan: Memastikan pengawasan selaras dengan target pembangunan daerah.
Prioritas Pemeriksaan: Memfokuskan energi pada sektor-sektor krusial yang berdampak langsung pada masyarakat.
Mekanisme Pengawasan: Standarisasi prosedur audit dan evaluasi agar lebih transparan.
Peran Strategis APIP sebagai Penjamin Kualitas
Sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Inspektorat Daerah bukan sekadar “pencari kesalahan”, melainkan mitra strategis (strategic partner) yang memberikan assurance (keyakinan memadai).
Dia juga mengatakan melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah terutama Inspektorat Kabupaten/kota agar dapat memahami peran dan dukungan yang diperlukan dalam pelaksanaan pengawasan intern, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, berintegritas, dan akuntabel di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Inspektorat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berkomitmen untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dengan menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalisme, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan”, pungkasnya.analisnews.co.id
M.jhon Kenedy