
Samosir- Akibat Banjir bandang yang terjadi di irigasi Tangga -Sinangguru terputus sepanjang -+ 50 meter pada tahun 2024 menimbulkan kendala serius bagi sektor pertanian, mulai dari gagal panen, kerusakan infrastruktur, hingga perubahan struktur tanah. Dampak ini mengancam ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di daerah Desa Sosor Dolok yang terdampak.
Kepala Desa Sosor Dolok Robongsu Limbong mengatakan Banjir sering membawa material lumpur dan puing-puing yang menyumbat atau merusak saluran irigasi. Hal ini mengganggu pasokan air ke sawah dan memperlambat proses pemulihan lahan pertanian masyarakat Setempat.
Perbaikan saluran air ini, dipercepat dengan cara gotong royong agar aliran sungai ke lahan pertanian bisa segera lancar. “Saluran irigasi itu semula terputus karena DAM yang jebol dan beberapa pipa irigasi hanyut akibat banjir bandang,” ungkap, Robongsu Limbong.
Lebih lanjut, Robongsu Limbong Menambahkan bahwa pembangunan saluran irigasi itu dilakukan dengan swadaya masyarakat dan anggaran Desa Sosor Dolok Tahun Anggaran 2025. “Kalau tidak segera diperbaiki, para petani tidak bisa mengaliri sawahnya,” terangnya.
Saat ini, lanjut dia, Para petani di Desa Sosor Dolok tengah memasuki masa tanam. Oleh karena itu, dibutuhkan air untuk mengaliri sawahnya. “Dibangun dulu, yang penting air bisa masuk ke lahan pertanian agar para petani senang,” ucapnya.
Tujuan perbaikan saluran irigasi adalah untuk meningkatkan fungsi dan efisiensi jaringan irigasi, yang berdampak pada peningkatan pasokan air untuk pertanian, meningkatkan produktivitas lahan dan hasil panen, serta memastikan distribusi air yang lebih merata. Selain itu, perbaikan juga bertujuan untuk menjaga kelestarian sumber daya air, mengurangi konflik penggunaan air, dan memastikan jaringan irigasi berfungsi optimal untuk jangka panjang.
Warga Desa Sosor Dolok, Kecamatan Harian Kabupaten Samosir, memiliki semangat gotong royong yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan inisiatif mereka membangun sistem irigasi bersama untuk meningkatkan hasil pertanian di desa mereka.
Dengan kerja keras dan kebersamaan, Masyarakat Dengan Pemerintah Desa yang dipimpin langsung Oleh Kepala Desa Sosor Dolok Robongsu Limbong mampu membangun sistem irigasi yang mampu mengairi sawah-sawah dengan efektif, sehingga membantu meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat setempat. Inisiatif ini merupakan cerminan semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat, di mana mereka bahu-membahu untuk mencapai tujuan bersama.
(BP)