Tamiang Layang, Kamis (18/09/2025) – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kualitas kinerja penyidik, Kapolres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H. didampingi Kasat Reskrim AKP Adhy Heriyanto, S.H., M.M., memberikan arahan dalam kegiatan Peningkatan Kemampuan Penyidik Pembantu dan Analisa-Evaluasi (Anev) Kamtibmas berbasis Dors dan E-MP. Acara ini berlangsung di Aula Lounge ‘D Bartim dan diikuti oleh seluruh anggota Satuan Reskrim Polres Bartim serta para Kanit Reskrim Polsek jajaran.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para penyidik dengan pemahaman serta kemampuan teknis dalam penggunaan aplikasi Dors (Digital Online Reporting System) dan E-MP (Electronic Management Penyidikan) yang merupakan bagian dari transformasi digital Polri menuju pelayanan hukum modern, cepat, dan transparan.
Dalam arahannya, Kapolres Bartim AKBP Eddy Santoso menekankan bahwa penyidik dan penyidik pembantu harus mampu mengikuti perkembangan zaman, termasuk menguasai teknologi yang mendukung pelaksanaan tugas penyidikan.
> “Peran penyidik sangat penting dalam menegakkan hukum. Oleh karena itu, penguasaan sistem digital seperti Dors dan E-MP bukan hanya tuntutan, tetapi juga kebutuhan agar pelayanan hukum kita lebih profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Kapolres.
Beliau juga menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM merupakan langkah penting untuk mendukung terciptanya Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Barito Timur. Dengan adanya evaluasi berbasis teknologi, kinerja anggota dapat lebih terukur dan pengawasan dapat berjalan secara efektif.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bartim AKP Adhy Heriyanto, S.H., M.M. dalam paparannya memberikan materi teknis terkait implementasi aplikasi Dors dan E-MP di lapangan. Ia mengingatkan para penyidik agar selalu teliti, profesional, dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap proses penyidikan.
> “Peningkatan kemampuan ini harus diiringi dengan semangat disiplin dan dedikasi. Teknologi hanyalah alat bantu, tetapi integritas dan profesionalisme penyidik adalah kunci utama dalam penegakan hukum,” tegasnya.
Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta evaluasi bersama untuk mengidentifikasi kendala dan mencari solusi dalam pelaksanaan penyidikan sehari-hari.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh penyidik dan penyidik pembantu di jajaran Polres Bartim semakin siap menghadapi dinamika tugas, mampu memberikan pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat, serta mendukung terwujudnya Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, dan Berkeadilan).(Joe)