
Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P., menghadiri kegiatan Gerakan Percepatan Tanam Padi di lokasi cetak sawah rakyat bersama Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, bertempat di Desa Sumber Agung, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Sabtu (30/8/2025) pukul 11.30 WIB.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Pj Satgas Swasembada, TAM Kementerian Pertanian, Kadistan Prov. Kalteng, Bupati dan Wakil Bupati Kapuas, Ketua DPRD Kapuas, Sekda Kabupaten Kapuas, Kadistan Kapuas, Kapolres Kapuas, Dandim 1011/KLK, BWS Kalimantan II, camat, kapolsek, danramil, perwakilan kepala desa, serta sekitar 100 warga dan petani setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas menyampaikan bahwa Kabupaten Kapuas merupakan salah satu Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) yang sebelumnya dikenal sebagai Food Estate, yang kini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) RPJMN 2025–2029.
Desa Sumber Agung sendiri menjadi salah satu lokasi program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dengan luas lahan siap kelola mencapai 1.131 hektare.
Bupati juga menjelaskan bahwa Kabupaten Kapuas menargetkan luas tanam 80.000 hektare di tahun 2025, dan hingga Agustus ini telah tercapai sekitar 62.453 hektare atau 78 persen dari target. Untuk mendukung peningkatan produksi, pemerintah telah menyalurkan berbagai bantuan alat mesin pertanian seperti Combine Harvester dan Rotavator. Kapuas pun menjadi kontributor terbesar penyedia beras di Kalimantan Tengah dengan menyumbang 23% kebutuhan beras Kalteng pada tahun 2024.
Sementara itu, Sekda Provinsi Kalteng yang mewakili Gubernur menegaskan bahwa program cetak sawah dan optimalisasi lahan harus dikawal bersama sebagai bagian dari lumbung pangan nasional. Ia menambahkan, penggunaan teknologi pertanian modern seperti drone, alsintan, hingga pengelolaan irigasi yang baik akan sangat berpengaruh pada produktivitas.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kapuas menyampaikan dukungannya terhadap program strategis nasional di bidang pangan ini.
“Polres Kapuas siap mendukung penuh program percepatan tanam padi dan cetak sawah rakyat ini, baik dari sisi pengamanan maupun pendampingan kepada masyarakat. Kami berharap kolaborasi TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan para petani dapat mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kapuas,” ungkap Kapolres.
Kegiatan percepatan tanam padi tersebut juga ditandai dengan penanaman simbolis di lahan seluas 65 hektare dari total 227 hektare lahan siap tanam di Desa Sumber Agung B2. (Or)