Bartim, Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E., mendampingi Bupati Barito Timur bersama Dandim 1012/Buntok dalam pelaksanaan survei lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Siong, Kecamatan Paju Epat, dan Desa Harara, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur.

Kegiatan peninjauan lokasi tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga sekitar pukul 14.15 WIB. Survei ini merupakan bagian dari tahapan awal pelaksanaan program strategis daerah yang mendukung Quick Win (QW) Ekstensifikasi Cetak Sawah sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan di Kabupaten Barito Timur.
Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Nomor 521/35/DPKP/I/2026 tanggal 7 Januari 2026 perihal undangan survei lokasi Cetak Sawah Rakyat Tahun 2026. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) Swakelola Tipe II Pekerjaan Konstruksi Cetak Sawah antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur dengan Kodim 1012/Buntok, dengan total rencana luasan sekitar ±406 hektare.
Survei lokasi dihadiri oleh Bupati Barito Timur, unsur Forkopimda Kabupaten Barito Timur, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Tim Penyusun Survei Investigasi dan Desain (SID) CSR dari LPPM Universitas Palangkaraya, Danramil Tamiang Layang, Kapolsek Dusun Timur, serta aparatur Pemerintah Desa Siong dan Desa Harara.
Dalam kegiatan tersebut, tim menyampaikan materi Sosialisasi Survei Investigasi dan Desain (SID) Cetak Sawah Rakyat yang meliputi latar belakang pelaksanaan cetak sawah, maksud dan tujuan program, kriteria lokasi dan petani, serta penjelasan lokasi SID yang direncanakan di Desa Siong seluas 101,17 hektare dan Desa Harara seluas 101,343 hektare. Selain itu, disampaikan pula penjelasan mengenai contoh surat pernyataan kesediaan mengikuti program Cetak Sawah Rakyat kepada para pemilik lahan.
Kapolsek Dusun Timur IPDA Sulkhan Sururi, S.E., menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah sekaligus untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.
“Kami dari Polsek Dusun Timur mendukung penuh pelaksanaan program Cetak Sawah Rakyat sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan. Kehadiran aparat kepolisian juga untuk memastikan kegiatan berjalan lancar serta menjaga stabilitas kamtibmas selama proses survei hingga tahapan lanjutan nantinya,” ujar Kapolsek.
Selama pelaksanaan survei lokasi Cetak Sawah Rakyat Tahun 2026 di Desa Siong dan Desa Harara, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Setelah kegiatan di dua desa tersebut selesai, rombongan Bupati Barito Timur melanjutkan survei cetak sawah ke Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur.
Kegiatan survei ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kesesuaian lokasi dalam mendukung pelaksanaan program Cetak Sawah Rakyat, yang diharapkan dapat meningkatkan luas lahan pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Diperlukan koordinasi dan pengawasan berkelanjutan antara Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri agar seluruh tahapan program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Joe)