Dusun Timur, 8 Januari 2026 – Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sukhan Sururi S.E., melaporkan hasil monitoring ketinggian debit air di wilayah rawan banjir Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Dusun Timur pada Kamis, 8 Januari 2026.

Monitoring ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dan antisipasi banjir akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai-sungai di wilayah tersebut meluap, terutama di dataran rendah dan pemukiman penduduk.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa Desa Harara tercatat mengalami ketinggian air sekitar ±100 cm. Meski demikian, hingga saat ini belum ada rumah, fasilitas umum, atau warga yang terdampak secara langsung. Desa ini memiliki 62 kepala keluarga dengan total 106 jiwa.
Sebagai langkah tindak lanjut, Polsek Dusun Timur secara rutin melakukan pengecekan debit air dan pendataan warga serta fasilitas yang berpotensi terdampak. Selain itu, masyarakat diminta untuk selalu waspada, mengamankan barang berharga, menjauhkan anak-anak dari sungai atau genangan air, serta memperhatikan arus listrik agar terhindar dari risiko.
IPDA Sukhan Sururi juga menekankan pentingnya koordinasi dengan perangkat desa, Pokdar Kamtibmas, dan Tagana untuk siaga serta melakukan ronda malam di wilayah yang berpotensi terdampak banjir. Masyarakat diminta segera melapor jika air mencapai batas kritis guna meminimalkan risiko kerugian dan korban.
Kapolsek Dusun Timur menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan mengingat curah hujan masih tinggi dan sungai dalam kondisi pasang-pasang, sehingga kesiapsiagaan masyarakat tetap menjadi prioritas utama selama musim penghujan.(Joe)