25
Maret
2026
Rabu - : WIB

Michael Bambang Hartono Wafat, Warisan Bisnis dan Filantropi Terus Berlanjut

yadisuryadi
Maret 25, 2026 7:51 pm pada TERKINI

Analisnews.co.id | Sosok pengusaha nasional Michael Bambang Hartono akhirnya berpulang ke peristirahatan terakhirnya. Ia dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Djarum di Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026) siang.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan tertib. Jenazah tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB dalam rombongan kloter ketiga, setelah diberangkatkan dari GOR Djarum Jati, Kudus, pada pukul 09.00 WIB. Tepat pukul 11.00 WIB, jenazah dikebumikan di dekat pusara orang tuanya.

Sejak beberapa hari sebelumnya, keluarga besar telah lebih dahulu berada di lokasi. Pengawalan ketat serta pengaturan lalu lintas memastikan seluruh rangkaian prosesi berjalan lancar.

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum disemayamkan di Kudus sejak 22 Maret 2026. Kehadiran pelayat dari berbagai kalangan menjadi penanda kuatnya pengaruh dan jejaring yang dibangun semasa hidupnya.

Michael Bambang Hartono wafat pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu Singapura dalam usia 86 tahun. Ia dikenal sebagai Chairman Djarum dan figur sentral dalam ekspansi bisnis keluarga Hartono.

Lahir di Kudus pada 2 Oktober 1939, ia merupakan putra dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum. Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, ia melanjutkan dan mengembangkan bisnis keluarga sejak 1963, menjadikannya salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, Djarum berekspansi ke berbagai sektor strategis, mulai dari perbankan melalui Bank Central Asia, industri elektronik lewat Polytron, hingga investasi olahraga internasional melalui kepemilikan klub sepak bola Como 1907.

Tak hanya di dunia bisnis, kontribusinya juga terasa melalui Djarum Foundation yang aktif di bidang pendidikan, olahraga, lingkungan, dan pelestarian budaya.

Kepergian Michael Bambang Hartono menandai berakhirnya satu bab penting dalam sejarah konglomerasi Indonesia—sekaligus meninggalkan warisan besar yang akan terus hidup dalam denyut industri nasional.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU