25
Februari
2026
Rabu - : WIB

Melalui Bincang Santai di Bengkel, Polres Sukamara Tekankan Pentingnya Budaya Tertib Berlalu Lintas

anangfauzi
anangfauzi
Februari 5, 2026 11:31 am pada KALTENG
WhatsApp Image 2026 02 05 at 09.01.17

Sukamara – Suasana akrab terjalin saat petugas kepolisian duduk bersama para montir di sela waktu istirahat mereka. Dalam kesempatan tersebut, petugas menyisipkan pesan mengenai pentingnya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dari proses perawatan kendaraan. Setiap modifikasi yang dilakukan harus tetap mengacu pada peraturan hukum agar tidak merugikan pihak lain saat berada di jalan umum.

“Sentuhan humanis ke bengkel-bengkel ini bertujuan agar para mekanik memiliki tanggung jawab moral. Jangan sampai keahlian merakit mesin justru digunakan untuk mendukung aksi balapan liar yang hanya akan berujung pada duka bagi keluarga korban,” terang Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Kukuh Prasetia Guna, S.H. selaku KAPUSDALOPSRES.

Petugas memberikan imbauan khusus bagi bengkel yang merakit kendaraan balapan liar agar mengalihkan kreativitas mereka pada hal-hal yang lebih positif dan aman. Kecepatan kendaraan yang tidak terkendali di jalan raya sering kali berakibat fatal karena ketiadaan standar keamanan yang mumpuni pada kendaraan modifikasi tersebut. Oleh karena itu, pengawasan terhadap aktivitas bengkel akan terus ditingkatkan secara rutin.

Masalah pencahayaan juga menjadi topik hangat, di mana toko variasi lampu motor dan mobil (BILED) diminta untuk memperhatikan setelan lampu agar tidak mendongak ke atas. Cahaya yang menyorot langsung ke mata pengendara lain dari depan adalah pemicu kecelakaan di malam hari. Polisi mengajak pemilik toko untuk memastikan produk yang mereka jual telah memenuhi standar teknis yang diizinkan.

Di sisi lain, peredaran barang dari penjual knalpot non-standart dipantau guna menekan angka kebisingan jalanan. Knalpot bising dianggap sebagai pemicu keresahan yang kerap menyebabkan perselisihan antar warga di jalanan. Polisi meminta kerja sama para pedagang untuk mendukung kampanye Sukamara bebas knalpot brong demi kenyamanan bersama seluruh warga kabupaten.

Kesadaran kolektif ini diharapkan dapat mengubah wajah lalu lintas di Sukamara menjadi lebih tertib selama pelaksanaan Operasi Telabang 2026. Masyarakat merespon baik kehadiran polisi di bengkel karena edukasi yang diberikan terasa lebih tepat sasaran. Dengan sinergi ini, diharapkan angka pelanggaran teknis kendaraan dapat berkurang secara drastis dalam waktu dekat. (HMS)

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU