03
Februari
2026
Selasa - : WIB

Mendapatkan Penghinaan Ketika Lakukan Tugas Pers, Oknum Pewarta Aceh Tenggara Akan Laporkan Ke APH Anggota Pengawas PT SKA Terduga Pelaku Penghinaan

rikihamdani
rikihamdani
Oktober 16, 2025 12:14 pm pada News, TERKINI
20251016

Mendapatkan Penghinaan Ketika Lakukan Tugas Pers, Oknum Pewarta Aceh Tenggara Akan Laporkan Ke APH  Anggota Pengawas PT SKA Terduga Pelaku Penghinaan

16102025

Aceh Tenggara (Analis News) : Sungguh miris memang apa yang dialami Oknum Pewarta Aceh Tenggara, Tomi Paslah, yang mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh dan cenderung mendapatkan penghinaan ketika dirinya tengah melakukan tugas pokok dan fungsinya sebagai Pers.

Persisnya, Rabu pekan lalu (8/10/2025) peristiwa penghinaan itu terjadi saat Tomi Paslah lakukan konfirmasi di Mess kontrakan milik PT SKA, ungkap Tomi Paslah saat diwawancarai sejumlah awak media, belum lama ini, di seputaran Kota Kutacane-Aceh Tenggara.

Awalnya kedatangan Tomi Paslah yang didampingi salah satu rekan persnya, bernama Rusli, berniat melakukan konfirmasi ke PT SKA selaku rekanan pelaksana proyek Penanganan Lonsoran BTS Gayolues/Aceh Tenggara-Kutacane senilai Rp 10. 7 Milyard yang bersumber dari APBN Murni, TA 2025 disambut baik, karena memang kedua wartawan mampu menunjukkan identitas resmi sebagai wartawan dari media yang resmi bertugas di bumi metuah sepakat segenaap Aceh Tenggara.

Ketika obrolan berlanjut yang bertujuan meminta klarifikasi sekaitan proyek yang mereka tangani, salah soramg pengawas proyek PT SKA beenama ‘Khaidir’ menunjukkan perasaan kurang menyenangkan atas beredarnya video aplikasi “TxKTxK” yang mempertontonkan bahwa proyek yang mereka tangani sepertinya bermasalah yang diunggah orang lain.

Namun secara tiba-tiba terduga pelaku penghinaan yang juga mengaku sebagai salah seorang pengawas proyek dari PT SKA, initial “R”secara sporadis mengatakan “jika umpamanya bahwa wartawan itu kurang ajar, bagaimana perasaan kalian, setengah bertanya, lalu kembali disampaikannya “jika saya bilang wartawan itu kurang ajar, lantas bagaimana perasaan kalian, tudingnya dengan nada sedikit keras.

Merasa tidak senang , sejurus kemudian Tomi Paslah yang merasa profesinya sebagai wartawan terhina, dengan tegas mempertanyakan kenapa kesalahan soal video itu dilimpahkan ke wartawan hingga tega mengeluarkan kata-kata tidak senonoh bahkan sepertinya menghina karena ada kata-kata “Kurang Ajar”, tanya Tomi Paslah.

Melihat tidak kondusifnya situasi, sambung Tomi Paslah, salah seorang rekan pelaku, Khaidir, mencoba melerai seraya menyampaikan bahwa masalah ini cukup sampai di sini, tidak perlu dibesar-besarkan sekaitan penghinaan ini, timpal Khaidir.

Namun, permintaan sepihak tersebut, tidak lah bisa saya terima, jelas ini menyangkut penghinaan terhadap profesi wartawan, Insya Allah dalam waktu dekat ini dugaan kasus penghinaan ini akan saya laporkan ke aparat penegak hukum, jika memang hingga batas waktunya tidak ada itikad baik dari terduga pelaku penghinaan yang notabenenya berstatus sebagai salah seorang pengawas proyek dari PT SKA yang merupakan kontraktor pelaksana proyek Penanganan Lonsoran Jalan BTS Gayolues/Aceh Tenggara-Kutacane, pungkas Tomi Paslah.

Terpisah, saat awak media analis news, mengkonfirmasi Oknum Terduga Pelaku penghinaan terhadap wartawan, initial “R” pada Selasa (14/10/2025) via seluler genggamnya by aplikasi panggilan WA, mengakui bahwa dirinya ada terjadi selisih paham antaranya dengan salah seorang oknum Pewarta Aceh Tenggara, Tomi Paslah, akuinya.

Namun terduga pelaku “R” mencoba berkelit bahwa selisih paham tersebut itu tidak ada unsur sengaja untuk menghina, katanya, namun ketika ditanyakan bahwa semua perkataan dan perumpamaan yang disampaikannya pastinya ada tujuan dan maksud tertentu, yang menurut korban Tomi Paslah aroma penghinaan sangat kental, karena keluarnya kata-kata tidak senonoh seperti kalimat “Memang Wartawan Kurang Ajar, dia utarakan dengan nada sedikit keras hingga membuat suasana konfirmasi terasa menegangkan dan tidak kondusif, seolah tidak bisa lagi berkomentar sepertinya Terduga Pelaku Penghinaan “R” terdiam seribu bahasa seolah mengamini kesalahan yang dia lakukan.(rky)

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU