15
Februari
2026
Minggu - : WIB

MKI Luncurkan Buku Putih 2026, Panduan Strategis Transisi Energi Menuju Net Zero 2060

shanty
shanty
Februari 15, 2026 12:52 am pada BISNIS, News
IMG 20260215 WA0005

Analisnews.co.id, JAKARTA — Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) resmi meluncurkan Buku Putih 2026 sebagai rekomendasi strategis untuk mempercepat transisi energi nasional menuju target Net Zero Emissions (NZE) 2060. Dokumen ini disiapkan sebagai panduan kebijakan komprehensif guna menjawab tantangan ketenagalistrikan sekaligus mendukung visi Asta Cita pemerintah.

Buku Putih MKI menyoroti rencana penambahan kapasitas pembangkit listrik 100 gigawatt, dengan 75 persen berasal dari energi baru terbarukan. Rekomendasi dirumuskan dalam lima pilar utama: perencanaan sistem, pembiayaan, regulasi, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia. MKI menilai perencanaan berbasis data menjadi kunci agar pertumbuhan kapasitas listrik selaras dengan kebutuhan industri dan rumah tangga.

Koordinator Dewan Pakar MKI, Bambang Praptono, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara ambisi energi hijau dan ketahanan pasokan listrik nasional. Ia mengingatkan potensi risiko krisis listrik jangka pendek jika pelaksanaan proyek tidak berjalan sesuai rencana, terutama akibat bottleneck infrastruktur jaringan dan pasokan energi primer.

MKI merekomendasikan percepatan pembangunan pembangkit EBT yang terintegrasi Battery Energy Storage System (BESS), modernisasi smart grid, serta pengembangan super grid nasional. Transformasi teknologi ini diproyeksikan membuka hingga 4,4 juta green jobs pada 2030, sekaligus menjadi tantangan bagi pendidikan vokasi dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang mampu mengoperasikan teknologi energi masa depan.

Dari sisi investasi, kebutuhan pengembangan EBT diperkirakan mencapai US$235 miliar hingga 2040. Karena itu, harmonisasi regulasi dan pembentukan badan pengatur ketenagalistrikan independen dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan investor serta menciptakan iklim usaha yang stabil.

Peluncuran buku ini juga bertepatan dengan momen simbolis serah terima kepemimpinan organisasi. Bambang Heriyanto menyerahkan pataka kepemimpinan kepada ketua umum baru sebagai tanda amanah melanjutkan agenda transisi energi. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat sipil.

MKI berharap Buku Putih 2026 menjadi rujukan utama pemerintah dan pelaku industri dalam menjaga prinsip trilema energi: keamanan, keterjangkauan, dan keberlanjutan, demi membangun kedaulatan energi nasional yang tangguh sekaligus berorientasi masa depan.

Reporter : Ayhano

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU