04
Maret
2026
Rabu - : WIB

“Na Willa” dan Petualangan Sederhana yang Penuh Makna di Musim Lebaran

yadisuryadi
yadisuryadi
Maret 2, 2026 6:44 pm pada FILM, JAKARTA
IMG 20260302

Analisnews.co.id | Jakarta — Setelah mengajak penonton berkeliling ke Indonesia era 1960-an lewat official trailer, Visinema Studios kini merilis official poster kedua film Na Willa yang dijadwalkan tayang pada Lebaran 2026.

Poster terbaru itu menampilkan sosok Na Willa yang berlarian bersama orang-orang di sekitarnya. Di atas mereka, berbagai benda imajinatif melayang, menjadi metafora cara Na Willa memandang dunia. Benda-benda sederhana yang kerap luput dari perhatian orang dewasa, di tangan dan mata seorang anak, menjelma menjadi petualangan yang hangat, penuh makna, dan sarat keajaiban.

Lewat visual tersebut, Na Willa diposisikan sebagai kisah tentang keseharian yang dirayakan dengan imajinasi. Dunia anak-anak digambarkan jujur, penuh rasa ingin tahu, dan kerap menghadirkan perspektif yang tak terduga bagi orang tua.

Produser Na Willa sekaligus Chief Content Officer Visinema Studios, Anggia Kharisma, mengatakan poster kedua ini memperlihatkan inti cerita film sebagai potret keluarga sederhana yang belajar saling memahami.

“Na Willa adalah cerita tentang keluarga sederhana yang penuh kehangatan. Lewat hubungan Willa dengan Mak dan Pak, kita bisa melihat bagaimana anak-anak memandang dunia dengan jujur dan penuh rasa ingin tahu, sementara orang tua juga belajar memahami cara berpikir anak-anak mereka,” ujar Anggia.

Bagi Visinema, momentum Lebaran disebut sebagai musim keluarga. Karena itu, film ini dihadirkan sebagai bagian dari tradisi kebersamaan.

“Setelah merayakan hari raya bersama, kami ingin keluarga Indonesia punya satu tujuan yang sama: melanjutkan kebersamaan lewat film yang hangat dan penuh cerita. Na Willa kami hadirkan sebagai bagian dari tradisi itu,” kata Anggia.

Sementara itu, penulis sekaligus sutradara Ryan Adriandhy menuturkan bahwa poster terbaru tersebut menegaskan gagasan sederhana: dunia sehari-hari bisa terasa luar biasa jika dilihat dari sudut pandang anak-anak.

“Kalau setelah nonton film ini ada yang langsung ingin memeluk anaknya, atau ingin menelepon orang tuanya, buat saya itu sudah lebih dari cukup,” ujar Ryan.

Hadir hingga ke Sekolah

Tak hanya berhenti di layar lebar, Na Willa juga diperkenalkan melalui program Na Willa School to School. Inisiatif ini diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak dan guru untuk kembali merayakan rasa ingin tahu.

Anggia menyebut program tersebut sebagai upaya menyalakan kembali semangat bertanya dan berimajinasi di lingkungan sekolah. Sementara penulis novel aslinya, Reda Gaudiamo, menekankan pentingnya relasi antara orang dewasa dan anak-anak.

“Kadang yang anak-anak butuhkan bukan jawaban, tapi telinga yang mau mendengar. Mari kembali menciptakan kebahagiaan yang pernah kita rasakan ketika kecil, dan jadikan itu milik anak-anak kita,” kata Reda.

Na Willa diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo dan diproduksi oleh Visinema Studios, rumah produksi di balik film animasi Jumbo yang menjadi film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa serta peraih Piala Citra FFI untuk kategori Animasi Panjang Terbaik.

Film ini dibintangi antara lain oleh Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Arsenio Rafisqy, Junior Liem, Irma Rihi, Melissa Karim, Ira Wibowo, Putri Ayudya, Nayla Purnama, Agla Artalidia, hingga Ratna Riantiarno.

Dijadwalkan tayang pada Lebaran 2026, Na Willa tak sekadar menawarkan tontonan keluarga. Film ini ingin mengantar penontonnya pulang dengan hati yang lebih lembut—dan mungkin, membuka percakapan yang sudah lama tertunda di ruang-ruang keluarga Indonesia.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU