
Puruk Cahu – Menampilkan sisi humanis kepolisian, Satlantas Polres Murung Raya (Mura) melalui Satgas Preemtif Ops Keselamatan Telabang 2026 menyapa anak-anak dengan penuh kehangatan. Program Polisi Sahabat Anak ini dirancang untuk menciptakan kedekatan emosional antara petugas dan generasi bangsa di Kabupaten Murung Raya.
Personel Polri melepas kesan kaku dengan mengajak anak-anak TK Kartika XXVIII-47 Puruk Cahu bermain dan bercerita tentang tugas polisi lalu lintas. Dalam suasana yang cair, petugas menyisipkan pesan-pesan keselamatan seperti pentingnya berhati-hati saat menyeberang dan tidak mengeluarkan anggota badan saat berada di dalam mobil. Sosok humanis polisi ini diharapkan menjadi teladan bagi anak-anak dalam bersikap disiplin.
Program Polsanak ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat melalui anak-anak. Seringkali pesan dari anak kecil lebih didengar oleh orang tuanya, terutama terkait penggunaan helm dan tidak mengebut. Polantas memberdayakan anak-anak sebagai “polisi cilik” di rumah mereka masing-masing untuk menjaga ketertiban keluarga.
Kapolres Mura AKBP Franky M. Monathen, S.I.K. melalui Kasat Lantas Iptu Hana Cahyadi, S.A.P., M.M. menyampaikan, “Kami hadirkan sosok polisi yang ramah dan humanis. Kami ingin anak-anak merasa nyaman bercerita dan belajar tentang keselamatan jalan bersama kami,” ucapnya, Kamis (12/02/2026).
Dukungan dari para guru sangat terlihat dalam memfasilitasi kegiatan ini di halaman sekolah. Mereka menilai kehadiran Polantas sangat membantu dalam memberikan variasi edukasi yang tidak didapatkan dari buku pelajaran biasa. Pengalaman langsung bertemu petugas membuat anak-anak lebih cepat merespon instruksi keselamatan yang diberikan.
Kegiatan ditutup dengan edukasi mengenai tanda-tanda pengaturan lalu lintas secara sederhana. Senyum bahagia anak-anak menjadi bukti keberhasilan Satgas Preemtif dalam menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Program ini akan terus dilanjutkan sebagai bentuk dedikasi Polri bagi generasi masa depan. (hms)