
Sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi, Pamapta beserta anggota piket dari Satuan Tugas dan Fungsi (Satfung) melaksanakan kegiatan pengecekan dan monitoring perkembangan debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan. Patroli dan pemantauan ini dilaksanakan pada Selasa (02/12/2025), mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan yang berfokus pada pengawasan ketinggian dan volume air ini menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, terpantau bahwa tinggi permukaan air di DAS Seruyan masih dalam kondisi stabil. Tidak terdeteksi adanya kenaikan permukaan air yang signifikan atau mengkhawatirkan.
“Hasil pengecekan volume debit air saat ini tidak menemukan adanya peningkatan. Kondisi sungai masih normal dan aman,” jelas Pamapta saat dilokasi.
Berdasarkan fakta di lapangan, dapat disimpulkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai warga yang mengalami atau terdampak banjir di sekitar wilayah DAS Seruyan yang dipantau. Situasi ini menunjukkan bahwa kondisi alam masih terkendali.
Kegiatan monitoring rutin seperti ini merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan untuk mengantisipasi segala kemungkinan, khususnya di musim yang tidak menentu. Dengan memantau perkembangan debit air secara berkala, diharapkan dapat memberikan peringatan dini jika terjadi perubahan yang mengarah pada potensi banjir, sehingga langkah-langkah pencegahan dan evakuasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang mengenai kondisi alam. Meski saat ini kondisi dinyatakan stabil, kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem tetap diperlukan.