04
Februari
2026
Rabu - : WIB

Pandji Pragiwaksono Datangi Kantor MUI, Jelaskan soal Materi Mens Rea

yadisuryadi
yadisuryadi
Februari 4, 2026 11:35 am pada TERKINI
IMG 20260204 WA0008

Analisnews.co.id – Komika Pandji Pragiwaksono mendatangi kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) di daerah Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, 3 Februari 2026.

Pandji datang ke kantor MUI untuk bertabayyun dan berdiskusi mengenai materi yang diangkatnya saat acara Stand Up Comedy bertajuk Mens Rea pada 30 Agustus 2025.

Pertemuan Pandji dengan MUI berlangsung hampir sekitar 2 jam, saat ia tiba di kantor pukul 16.15 WIB dan langsung melakukan pertemuan secara tertutup.

Menjelaskan Maksud Komedi, Hindari Kesalahpahaman

Pertemuan tersebut, kata Pandji untuk meluruskan materi komedinya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Saya datang dengan niat menjelaskan maksud dari pertunjukan saya, termasuk sejumlah materi yang kelihatannya memang perlu dielaborasi,” ujar Pandji.

“Alhamdulillah, Pak Kiai menerima dengan sangat baik. Saya banyak mendapat masukan dan ilmu,” imbuhnya.

Selanjutnya, Pandji menyebut bahwa selalu ada ruang untuk melakukan introspeksi dan perbaikan, termasuk soal karya maupun niat di baliknya.

“Saya sadar sebagai orang yang berkarya, selalu ada ruang untuk bisa lebih baik lagi, lebih benar lagi. Itu yang diingatkan oleh Pak Kiai, dan saya sangat berterima kasih,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada niat untuk menciptakan suasana gaduh di tengah masyarakat Indonesia dengan komedinya.

MUI Beri Saran Khusus pada Pandji Pragiwaksono

Pihak MUI yang diwakili oleh Ketua Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am, menyatakan bahwa pertemuan yang diadakan secara mendadak itu sebagai bagian dari proses memberi panduan pada masyarakat.

“Dalam pertemuan tersebut, MUI memberikan sejumlah saran kepada Pandji, khususnya terkait sensitivitas materi keagamaan,” ungkapnya.

Ni’am juga membeberkan bahwa ada dua poin penting hasil pertemuan kedua belah pihak.

“Komitmen Pandji untuk memperbaiki materi komedi yang bersinggungan dengan isu keagamaan, terutama yang sensitif dan berpotensi menimbulkan multi tafsir, serta mengarahkan materi ke hal-hal yang lebih positif,” terangnya.

“Kami melihat adanya komitmen untuk memperbaiki. Ini hal yang baik dan patut diapresiasi,” tambahnya.

Laporan Dugaan Penistaan dan Penghinaan Agama pada Pandji Pragiwaksono

Sorotan pada Pandji tersebut bermula ketika Mens Rea ditayangkan di platform streaming Netflix pada 27 Desember 2025 dan memicu reaksi dari sejumlah pihak.

Kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah menuding Pandji telah melakukan penodaan agama, lalu melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada 10 Januari 2026.

Laporan pada Pandji terkait dugaan penistaan agama juga masuk ke Polda DIY pada 12 Januari 2026 dengan pelapor menyebut sebagai pihak Aliansi Santri Nusantara Jogjakarta.

Polresta Malang juga menerima laporan dugaan penistaan agama oleh Pandji dari pihak yang mengaku sebagai perwakilan umat Islam Kota Malang pada 12 Januari 2026.***

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU