
Pasca Bentrok di PT ABB “Ternyata Meninggalkan kisah Miris ulah Oknum Polisi yang membawahi 90 Personil BKO
Kegiatan Pengamanan Aksi dari aliansi masyarakat adat dayak berada di jalur operasional perusahaan. Kelompok tersebut disebut dipimpin oleh S.I yang dikenal dengan sapaan Raja Gunung serta S.N alias Dayak Belinga alias Ipang.Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas pada Sabtu (28/2/2026).
Di bawah Komando Kompol Susilowati,
terhadap kurang lebih 90 Personil Polres Kapuas, terbagi menjadi 2 Kelompok yang akan kembali ke Kabupaten Kapuas.
Sedikitnya 45 personil usai melaksanakan tugas pengamanan di PT.ABB Kec. Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, meninggalkan cerita miris dan di luar logika.
Hendaknya suatu pasukan yang di pimpin merupakan tanggungjawab dari seorang pemimpin di setiap pelaksanaan tugasnya, namun keadaan berbalik, usai komando perintah kepulangan separo kekuatan pengamanan di PT. ABB, di duga personel kelaparan, di karenakan tidak di berikannya konsumsi makanan di perjalanan,meskipun di bulan Ramadhan, namun belum tentu semua anggota melaksanakan ibadah puasa.
Menurut keterangan salah satu karyawan perusahaan yang mendampingi rombongan anggota BKO, pihak perusahaan sudah memberikan sejumlah uang untuk konsumsi anggota di perjalanan atau berbuka puasa senilai 10 juta rupiah, di titipkan langsung kepada Kompol Susilowati (Wakapolres Kapuas) sebagai pemegang komando pasukan.
Namun fakta di lapangan berbeda,
Saat perjalanan menuju arah pulang, tidak ada instruksi untuk nantinya makan dimana, sampai iring iringan konpoi mobil Personil BKO tidak lagi satu rangkaian di karenakan, Pimpinan tertinggi sudah jauh mendahului dan meninggalkan anggota yang berada di belakang rombongan.
Dalam kejadian ini, kami mengkonfirmasi keluhan tersebut kepada anggota yang melaksanakan kegiatan tersebut, dan benar tutur anggota bahwa merka tidak lagi satu rangkaian dan tidak ada instruksi untuk dimana akan berhenti, karena pimpinan sudah jauh meninggalkan pasukan.
Sebagai pembelajaran dan evaluasi, ke depannya kejadian ini tidak trulang kembali. (Lord)