12
Januari
2026
Senin - : WIB

Peringatan Hari Jadi ke-51 IKPNI Berlangsung Sukses Nilai Kepahlawanan Ditekankan Kembali untuk Generasi Masa Kini

hartonojkt
November 24, 2025 10:50 am pada TERKINI

Analisnews.co.id
Jakarta, 22 November 2025 — Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) telah menyelenggarakan syukuran memperingati hari jadinya ke-51 pada Sabtu, 22 November 2025, bertempat di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta. Acara ini dihadiri sekitar 200 keluarga besar pahlawan nasional, tokoh nasional, serta perwakilan dari berbagai wilayah Indonesia, dan berlangsung dengan penuh khidmat serta rasa syukur.
Bapak Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, cucu dari KH. Hasyim Asy’ari— Pahlawan Nasional sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU) turut hadir. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa nilai perjuangan para pahlawan harus terus hidup dalam kerja generasi hari ini.
“Nilai keberanian, pengorbanan, integritas, dan persatuan yang diwariskan para pahlawan harus kita jaga dan implementasikan dalam tugas dan pengabdian kita kepada bangsa,” ujar Gus Irfan.
________________________________________
Makna Acara: Meneguhkan Semangat Kejuangan dan Persatuan
Ketua Umum IKPNI, Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, menyampaikan bahwa usia 51 tahun merupakan momentum penting untuk menghidupkan karakter bangsa.
“Generasi muda perlu memahami akar perjuangan bangsa agar tidak kehilangan jati diri dalam arus perubahan zaman,” tegas Prof. Meutia.
Ketua Panitia, Bapak Seno Kasman Utomo, dalam wawancara dengan media menyampaikan bahwa acara ini adalah bentuk cinta, rasa hormat, dan penghargaan pada jasa para pahlawan bangsa.
“Kegiatan hari ini sebagai wujud kecintaan dan kebanggaan kita pada para pahlawan. Diharapkan semua anggota dan keluarga besar IKPNI dapat meneruskan perjuangan pahlawan nasional, agar kita sungguh memahami bagaimana mereka berjuang dan berkorban,” ujar Seno.
Beliau juga menegaskan bahwa semangat pengabdian para pahlawan harus diteruskan untuk menjaga martabat bangsa:
“Selanjutnya kita terus berjuang untuk bangsa dan negara, agar Indonesia semakin berdaulat di kancah internasional sebagai bangsa yang merdeka dan bermartabat.”
Terkait penetapan 10 Pahlawan Nasional oleh Presiden pada November ini, Seno menegaskan pentingnya menghormati sejarah.
“Memang ada pro dan kontra, tetapi kita sebagai bangsa yang besar jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kita bangga kepada Pahlawan Nasional Indonesia yang telah berjuang tanpa pamrih.”
Seno Kasman Utomo, yang juga keluarga dari Pahlawan Nasional Kasman Singodimejo, menyampaikan harapan besarnya:
“Saya berharap bangsa ini bisa bersatu, membangun negeri, mencapai kejayaan, kemakmuran, dan keadilan sosial, sebagaimana dicita-citakan para pahlawan pendahulu kita.”
________________________________________
Hasil dan Pesan Kebangsaan
Melalui rangkaian acara peringatan Hari Jadi ke-51 ini, IKPNI menegaskan bahwa nilai kepahlawanan tidak hanya layak dikenang, namun juga harus diaktualisasikan dalam kehidupan kebangsaan saat ini. Beberapa pesan kebangsaan utama yang kembali ditekankan adalah sebagai berikut:
1. Pentingnya menjaga integritas dan keteladanan moral
Para pahlawan mewariskan nilai kejujuran, disiplin, keberanian moral, dan keteguhan prinsip. Nilai tersebut perlu menjadi fondasi etika sosial bangsa agar pembangunan tidak hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi juga kemuliaan karakter.
2. Memperkuat karakter generasi muda
Generasi muda menjadi pewaris perjuangan bangsa. Karena itu, pendidikan nilai, keteladanan, dan penanaman semangat kebangsaan harus menjadi prioritas, agar mereka tumbuh dengan rasa tanggung jawab terhadap masa depan Indonesia.
3. Menjaga persatuan dalam keberagaman
Para pahlawan berhasil menyatukan bangsa dari beragam suku, bahasa, agama, dan latar sosial. Semangat persatuan ini perlu dijaga di tengah berbagai tantangan zaman, termasuk polarisasi sosial dan derasnya arus informasi yang berpotensi memecah persaudaraan kebangsaan.
4. Menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan
IKPNI mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani keikhlasan para pahlawan dalam mengutamakan bangsa. Sikap mengorbankan kepentingan pribadi demi kemaslahatan umum adalah inti dari jiwa kepahlawanan.
5. Mengawal cita-cita pendiri bangsa dalam Pembukaan UUD 1945
IKPNI menegaskan bahwa cita-cita mendirikan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur — sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 — harus terus menjadi arah dan kompas pembangunan bangsa dari waktu ke waktu.
Rangkaian Acara Singkat
Acara syukuran Hari Jadi ke-51 IKPNI diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan doa oleh perwakilan keluarga Pahlawan Nasional. Kata sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Bapak Seno Kasman Utomo, diikuti sambutan Ketua Umum IKPNI, Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, serta penyampaian pesan kebangsaan oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan).
Usai sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng dan foto bersama, sebelum kemudian memasuki sesi apresiasi budaya berupa:
• pembacaan puisi,
• penampilan vokal,
• penampilan musik angklung,
yang seluruhnya dibawakan oleh keluarga para Pahlawan Nasional lintas generasi.
Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan persembahan nyanyian penutup.
Tentang IKPNI
IKPNI didirikan pada 10 November 1974 oleh para istri Pahlawan Nasional. Organisasi ini dan dibentuk secara hukum pada tahun 1989 , berkomitmen menjaga komunikasi antar keturunan Pahlawan Nasional, melestarikan nilai kejuangan, dan memastikan bahwa semangat perjuangan bangsa terus hidup dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU