
Tamiang layang,Dalam rangka pembinaan generasi muda serta peningkatan kesadaran keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan pendidikan, Polsek Dusun Timur Polres Barito Timur (Bartim) Polda Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Pembina Upacara Hari Senin di SMP Negeri 1 Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, pada Senin, 9 Februari 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolres Barito Timur tentang perintah kepada jajaran Polsek untuk menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah yang berada di wilayah binaan masing-masing. Upacara bendera berlangsung di lapangan SMPN 1 Tamiang Layang dan dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamiang Layang.
Upacara tersebut dihadiri oleh Kepala SMPN 1 Tamiang Layang, dewan guru beserta staf, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamiang Layang, serta seluruh siswa dan siswi SMPN 1 Tamiang Layang. Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan materi terkait kenakalan remaja serta pentingnya disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi bersama pihak sekolah, khususnya Kepala Sekolah, dalam rangka menyikapi perkembangan situasi kamtibmas terkini baik di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah maupun secara nasional. Diharapkan, pihak sekolah dapat meneruskan arahan kepada para siswa agar menjauhi segala bentuk kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta senantiasa tertib dalam berlalu lintas.
Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan pembina upacara ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membentuk karakter dan kedisiplinan pelajar sejak dini.
> “Melalui kegiatan pembina upacara di sekolah, Polri hadir untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar agar terhindar dari kenakalan remaja, narkoba, serta memiliki kesadaran disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar IPDA Sulkhan Sururi.
Dengan kegiatan ini, siswa-siswi SMPN 1 Tamiang Layang diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai jenis-jenis kenakalan remaja, dampak negatif yang ditimbulkan, serta langkah pencegahan di lingkungan sekolah. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau lancar, aman, dan kondusif.(Joe)