04
Maret
2026
Rabu - : WIB

Ramadhan Jazz Festival 2026: Nada, Doa, dan Donasi untuk Sumatera

yadisuryadi
yadisuryadi
Maret 1, 2026 6:54 pm pada JAKARTA, MUSIK
IMG 20260301

Analisnews.co.id | Jakarta — Denting piano dan lengking saksofon kembali berpadu dengan lantunan doa Ramadhan. Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) bersama WartaJazz kembali menggelar Ramadhan Jazz Festival (RJF) yang memasuki tahun ke-15 pada 6–7 Maret 2026 di pelataran Masjid Cut Meutia, Jakarta Pusat.

Mengusung tema “Harmoni untuk Negeri”, festival ini tidak sekadar menjadi panggung pertunjukan musik, tetapi juga ruang refleksi solidaritas. Tahun ini, RJF secara khusus menggalang donasi untuk saudara-saudari terdampak bencana di Sumatera Barat melalui program reboisasi hutan dan renovasi masjid.

Sejak pertama kali digelar, Ramadhan Jazz Festival dikenal sebagai satu-satunya festival jazz di dunia yang diselenggarakan di pelataran masjid selama bulan suci Ramadhan. Konsep tersebut lahir dari gagasan dakwah kreatif: menyampaikan pesan kebaikan dengan bahasa yang dekat dengan generasi muda, yakni musik.

Managing Director WartaJazz sekaligus Artistic Director dan penggagas RJF, Agus Setiawan Basuni, menegaskan bahwa festival ini dibangun dengan semangat sedekah. “Bukan sekadar konser musik, tetapi gerakan sosial. Seluruh keuntungan penjualan tiket didonasikan 100 persen untuk misi kemanusiaan,” ujarnya.

Semangat itu selaras dengan pesan Al-Qur’an Surah Ibrahim ayat 4 tentang pentingnya menyampaikan pesan dengan bahasa kaumnya. Dalam konteks ini, jazz menjadi medium untuk menyampaikan nilai-nilai harmoni, persaudaraan, dan kepedulian.

Deretan Musisi Lintas Generasi

Perayaan 15 tahun RJF menghadirkan line-up lintas generasi. Nama-nama seperti Candra Darusman, Nikita Dompas & Detik Waktu Quartet feat. Andien dan Adira Kania, Galaxy Big Band Jazz Orchestra, Krakatau X Andre Dinuth X Barry Likumahuwa, Societeit de Harmonie x Natasya Elvira, hingga Sore dan Sisitipsi dipastikan tampil memeriahkan suasana.

Panitia memprediksi sekitar 5.000 pengunjung akan memadati area pelataran masjid selama dua hari penyelenggaraan. Selain musisi, festival ini juga direncanakan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh politik, hingga perwakilan negara sahabat.

Ketua Ramadhan Masjid Cut Meutia, M. Pradana Indraputra, bersama Project Officer RJF 2026, Ali Akbar Hasyemi, menjelaskan bahwa mekanisme kehadiran penonton tetap menggunakan sistem donasi. Masyarakat dapat berdonasi melalui aplikasi Goers maupun secara langsung di lokasi acara pada hari pelaksanaan.

Ekosistem Jazz dan Kepedulian

Selama 25 tahun, WartaJazz aktif membangun ekosistem jazz di Indonesia, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Setidaknya delapan festival jazz digelar setiap tahun sebagai bagian dari komitmen tersebut.

Ramadhan Jazz Festival menjadi salah satu etalase penting: mempertemukan musik, spiritualitas, dan kemanusiaan dalam satu ruang yang inklusif. Di pelataran masjid, jazz menemukan maknanya yang lebih dalam—bukan hanya sebagai ekspresi seni, tetapi juga sebagai jembatan solidaritas.

Dalam harmoni nada dan doa, Ramadhan Jazz Festival 2026 kembali menegaskan bahwa musik dapat menjadi bahasa universal untuk menyatukan, menguatkan, dan menggerakkan kepedulian bagi negeri.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU