22
Maret
2026
Minggu - : WIB

Small Boat Training Ambil Bagian Dalam Operasi Amfibi di Super Garuda Shield 2025

TNIupdate
Agustus 28, 2025 8:08 am pada TERKINI

Sentul – Kolaborasi militer Indonesia dan Belanda terjalin erat dalam pelaksanaan Small Boat Training (SBT), bagian dari skenario operasi amfibi dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025. Latihan digelar di Danau Garuda, Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Jawa Barat, Rabu (27/08/2025).

 

Latihan ini melibatkan 24 personel, terdiri dari 12 prajurit TNI dan 12 personel Netherlands Marine Corps (NLMC). SBT difokuskan pada manuver dan taktik menggunakan kapal boat kecil, sebagai bagian dari penguasaan teknik serbuan amfibi yang terintegrasi.

 

Kegiatan diawali dengan briefing gabungan untuk menyamakan persepsi, memahami karakteristik medan, serta berbagi pengalaman dan teknik dari kedua negara. Perbedaan kondisi geografis dan latar belakang operasi menjadi nilai tambah dalam meningkatkan interoperabilitas antar pasukan.

 

Setelah rangkaian latihan di Sentul, para peserta dijadwalkan melanjutkan tahapan berikutnya melalui embarkasi menuju Dabo Singkep, salah satu lokasi latihan inti SGS 2025.

 

Selain meningkatkan kemampuan teknis dan taktis, latihan ini diharapkan memperkuat kerja sama pertahanan antar negara, membangun rasa saling percaya, serta berkontribusi pada stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang damai dan aman.

 

Disalin

Pos Terkait

November 23, 2025 9:21 am
POLSEK KAPUAS BARAT CEK PEMANFAATAN PEKARANGAN PANGAN BERGIZI DALAM DUKUNG IMPLEMENTASI ASTA CITA PRESIDEN Polsek Kapuas Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Pengecekan Lokasi Pemanfaatan Pekarangan Pangan Bergizi Bidang Perkebunan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 23 November 2025 pukul 09.00 WIB oleh personel Polsek Kapuas Barat di Kelurahan Mandomai, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kapuas Barat melakukan peninjauan langsung terhadap pemanfaatan pekarangan warga yang dijadikan lokasi perkebunan. Pekarangan yang dioptimalisasi ini menjadi contoh nyata bagaimana lahan sekitar rumah dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan tanaman pangan bergizi, sehingga mendukung ketersediaan pangan di tingkat keluarga maupun masyarakat. Program ini merupakan bentuk dukungan Polsek Kapuas Barat terhadap Implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang turut dikuatkan melalui arahan Kapolri dalam program prioritas ketahanan pangan. Pemanfaatan pekarangan pangan bergizi bidang perkebunan menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat kemandirian pangan berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan keseriusannya dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada produksi pangan, tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Polsek Kapuas Barat menyampaikan bahwa program ketahanan pangan ini bukan semata kegiatan fisik, tetapi juga bagian dari edukasi kepada masyarakat agar mampu mengembangkan sumber pangan sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan pekarangan, masyarakat dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan pasar, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan lokal. Kegiatan pengecekan ini diharapkan terus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, sesuai visi Asta Cita Presiden Prabowo. Polsek Kapuas Barat berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung program ini agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga di wilayah Kapuas Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU