
PANDEGLANG, analisnews.co.id Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, tengah menjadi sorotan serius. Para nelayan setempat mengeluhkan kesulitan yang semakin intens dalam memperoleh solar subsidi, yang berdampak langsung terhadap aktivitas mereka dalam mencari nafkah di laut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh redaksi detikPerkara, kelangkaan ini telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir. Sejumlah nelayan menyebut mereka harus antre berjam-jam, bahkan tidak jarang pulang tanpa mendapatkan solar sama sekali. Situasi ini telah menurunkan jumlah kapal yang melaut secara signifikan.
“Kami sudah tiga hari tidak bisa melaut karena tidak dapat solar. Kalau pun ada, kami harus berebut, dan itu pun tidak cukup,” ungkap Ali, salah satu nelayan di Teluk, kepada wartawan detikPerkara, Jumat (29/8).
Lebih lanjut dijelaskan Ali bahwa Kelangkaan solar subsidi tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi nelayan, tetapi juga memicu kekhawatiran akan dampak sosial yang lebih luas. Nelayan adalah tulang punggung ekonomi desa pesisir seperti Teluk, dan terhambatnya akses terhadap solar berpotensi memicu gejolak sosial di masyarakat.
“Kami mohon pemerintah segera turun tangan. Jangan biarkan kami mati pelan-pelan hanya karena tidak ada solar,” tegas Ali.
Ia berharap ada intervensi cepat dari pemerintah daerah, Pertamina, maupun aparat penegak hukum jika terdapat indikasi penyalahgunaan distribusi BBM subsidi.
“Transparansi dalam sistem penyaluran solar bagi nelayan dinilai sangat penting demi keadilan dan kelangsungan hidup masyarakat pesisir,” pungkasnya.
Menanggapi kondisi tersebut, redaksi detikPerkara telah mengirimkan surat permintaan konfirmasi dan klarifikasi resmi kepada pihak pengelola SPBU Nelayan TPI Teluk Labuan untuk mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang, guna memberikan pemberitaan yang objektif kepada publik dan dalam surat tersebut, detikPerkara mengajukan beberapa poin penting, antara lain:
1. Bagaimana kondisi aktual pasokan BBM subsidi jenis solar saat ini di SPBU Nelayan TPI Teluk Labuan?
2. Apakah benar terjadi kelangkaan? Jika iya, apa penyebab utamanya?
3. Adakah kendala teknis, distribusi, atau administrasi yang sedang dihadapi oleh pihak SPBU?
4. Langkah-langkah apa saja yang telah atau akan diambil untuk mengatasi permasalahan ini?
Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU Nelayan TPI Teluk Labuan belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi detikPerkara akan terus berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan jawaban dan klarifikasi yang diperlukan serta akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berkomitmen menyampaikan informasi yang akurat serta berimbang.