25
Januari
2026
Minggu - : WIB

Yayasan Generasi Hebat Sejahtera & Jaringan Relawan Indonesia Inisiasi Gotong Royong Nasional, Salurkan 3 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Aceh

hartonojkt
hartonojkt
Januari 25, 2026 5:14 pm pada TERKINI
IMG 20260125 WA0033

Analisnews.co.id,
Jakarta, 16 Januari 2026 — Yayasan Generasi Hebat Sejahtera menginisiasi gerakan gotong royong kemanusiaan lintas relawan dan dunia usaha untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. Gerakan ini melibatkan berbagai elemen Relawan Pendukung Prabowo–Gibran sebagai bentuk solidaritas kebangsaan dan kepedulian sosial terhadap saudara-saudara di daerah terdampak.

Aksi kemanusiaan bertajuk “Merah Putih Memanggil” ini merupakan kolaborasi multipihak yang melibatkan Jaringan Relawan Indonesia, Pengusaha Bela Bangsa, Arenas 08, Laskar Trisakti, Yayasan Kasih Setia Indonesia, Gatot Kaca, Yayasan 78, GibranKu, RJ2, Arun, Dobri Narod, AT Canal, FMI, serta sejumlah komunitas relawan lainnya. Seluruh elemen tersebut bersatu menghimpun donasi dan mengoordinasikan pengiriman bantuan secara terstruktur dan tepat sasaran.

Dukungan juga datang dari sektor dunia usaha. PT Kimia Farma Trading & Distribution, anggota Bio Farma Group, turut berpartisipasi sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung upaya kemanusiaan dan pemulihan masyarakat Aceh.

Ketua Umum Yayasan Generasi Hebat Sejahtera, KRAy Intan Dewi Rumbinang, SE., SH, menyampaikan bahwa total bantuan yang berhasil dihimpun dan disalurkan pada tahap ini mencapai 3 (tiga) ton. Bantuan tersebut meliputi baju koko baru, jaket baru, vitamin, kebutuhan sanitasi, bahan pangan pokok (sembako), serta perlengkapan untuk balita.
“Gerakan ini bukan sekadar pengiriman bantuan, tetapi wujud nyata pengamalan nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Kami ingin memastikan kehadiran empati negara dan masyarakat bagi saudara-saudara kita di Aceh,” tegas Intan.

Sementara itu, Restianti, Ketua Dewan Pengawas Yayasan Generasi Hebat Sejahtera, menjelaskan bahwa pengiriman bantuan kali ini merupakan tahap kedua ke wilayah Aceh.
“Pada tahap pertama, distribusi logistik didukung oleh JNE. Untuk pengiriman kali ini, mobilisasi bantuan difasilitasi oleh BNPB, sehingga proses distribusi dapat berjalan lebih optimal,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan lapangan diawali dengan kunjungan Yayasan Generasi Hebat Sejahtera bersama Yayasan Dobri Narod ke wilayah bencana dan sekolah darurat di Mesjid Tuha, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Dalam agenda ini, tim menyerahkan papan tulis dan Al-Qur’an, didampingi oleh Brigadir Jenderal TNI Marinir Sandy Muchjidin Latief.

Agenda kedua dilaksanakan di Meunasah Kuala Ceurape Bireun, dengan penyaluran perlengkapan sekolah untuk anak-anak dan Al-Qur’an untuk warga setempat. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat dan diisi dengan sesi trauma healing yang dipandu oleh dr. Felix Tobing dari Laskar Trisakti.

Pada hari terakhir, Tim Merah Putih Memanggil melakukan silaturahmi dengan tokoh Aceh, Wali Nanggroe Teungku Malik Mahmud Al Haythar. Dalam pertemuan tersebut, Restianti yang juga selaku koordinator relawan di Tim Merah Putih Memanggil menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi masyarakat Aceh pascabencana serta harapan agar Aceh segera pulih sehingga roda perekonomian dapat kembali berjalan. Diskusi singkat juga menyinggung sejarah dan peran penting Aceh dalam peradaban dan kebudayaan Indonesia.

Resti berharap Yayasan Generasi Hebat Sejahtera dapat terus bersinergi antara relawan, dunia usaha, dan pemerintah ini dapat terus terjaga dan diperkuat, sehingga bantuan kemanusiaan tidak hanya bersifat respons darurat, tetapi juga memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi pemulihan masyarakat Aceh.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU