04
Februari
2026
Rabu - : WIB

Awali Operasi Keselamatan Telabang 2026, Propam Polres Murung Raya Periksa Surat Kelengkapan Personel

anangfauzi
anangfauzi
Februari 3, 2026 9:30 am pada KALTENG
IMG 20260203 WA0073

Puruk Cahu – Kedisiplinan internal menjadi harga mati sebelum menyasar masyarakat luas. Itulah pesan kuat yang ditunjukkan jajaran Polres Murung Raya (Mura) saat memulai Operasi Keselamatan Telabang 2026.

Sebelum personel turun ke jalan, Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) melakukan pemeriksaan mendadak terhadap kelengkapan surat-surat seluruh anggota.

​Pemeriksaan yang berlangsung dipintu gerbang Mapolres Mura ini dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Mura Ipda Endang Juliarso. Satu per satu personel, mulai dari bintara hingga perwira, diperiksa untuk diperlihatkan kelengkapan administrasi pribadinya.​​

Objek pemeriksaan meliputi surat-surat kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM), Kartu Tanda Anggota (KTA), hingga Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Tak hanya surat-surat, sikap tampang serta kerapian seragam dinas juga tak luput dari pengawasan ketat petugas Propam. Langkah tegas yang diambil Propam Polres Mura ini merupakan prosedur standar yang sangat penting. Logikanya sederhana namun krusial: bagaimana polisi bisa menertibkan masyarakat jika personelnya sendiri belum tertib.

​”Bagaimana kita mau menegur masyarakat jika di internal kita sendiri masih ada yang tidak tertib. Operasi Keselamatan ini harus kita awali dengan memberi contoh yang baik kepada publik,” ujar Kasi Propam, Selasa (3/2/2026).

​Operasi Keselamatan bertujuan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan. Dengan melakukan pemeriksaan internal terlebih dahulu, Polres Mura sedang membangun legitimasi moral di mata publik.

​Sebelum para personel turun ke jalan untuk merazia warga, Propam memastikan internal mereka bersih melalui pengecekan kelengkapan administrasi perorangan.​​kegiatan penegakan disiplin ini memberikan pesan bahwa hukum berlaku bagi siapa saja, termasuk aparat. Ini juga berfungsi untuk mencegah pelanggaran, meningkatkan kepercayaan publik.

​Langkah ini adalah bentuk transparansi yang patut diapresiasi agar Operasi Keselamatan Telabang berjalan efektif dan tidak hanya sekadar formalitas. (hms)

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU