Close Menu
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Lokakarya Revitalisasi Eco-Teologi Jawa Kuno Dorong Kawasan Candi Cetho dan Masyarakat Dusun Cetho Menjadi Pusat Pembelajaran Warisan Budaya Hidup Agraris Jawa Kuno

Polsek Kapuas Kuala Laksanakan Patroli Malam Hari Antisipasi Kejahatan

Upaya Polri Ciptakan Kamtibmas Personel Piket Laksanakan Patroli Dialogis

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Analis
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»Pemkab Taput Hadiri Workshop Membangun “,Bona Ni Pinasa,” Pasca Penetapan Hutan Adat di Sumatera Utara
Terkini

Pemkab Taput Hadiri Workshop Membangun “,Bona Ni Pinasa,” Pasca Penetapan Hutan Adat di Sumatera Utara

alexBy alex6 Juli 2026 8:24 PM072 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

Tapanuli Utara – analisnews.co.id

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., menghadiri Workshop Membangun Bona Ni Pinasa Pasca Penetapan Hutan Adat di Sumatera Utara. Pada kesempatan tersebut dipaparkan peta jalan strategis perlindungan dan pemberdayaan Hutan Adat di Kabupaten Tapanuli Utara bertempat di Piltik Siborongborong, (Senin, 6 Juli 2026).

Berlandaskan Putusan MK No. 35/2012, Kabupaten Tapanuli Utara telah mendata 9 kawasan masyarakat hukum adat seluas 38.456,65 Ha, dengan 18.349 Ha telah ditetapkan sebagai Hutan Adat. Kawasan tersebut telah diintegrasikan ke dalam RTRW sebagai bentuk perlindungan hukum dan ruang, serta didukung distribusi TORA seluas ±9.993,73 Ha untuk memperkuat keadilan agraria.

Melalui kolaborasi Bona Ni Pinasa, pemerintah daerah bersama berbagai mitra mendorong pengelolaan Hutan Adat yang berkelanjutan melalui pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) guna menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat.

Workshop ini diikuti oleh perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kehutanan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Toba, Balai Perhutanan Sosial, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Bappeda, Dinas PMD, serta berbagai organisasi dan mitra seperti Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA), AMAN, Green Justice Indonesia (GJI), Sekber Gokesu, KSPPM, dan Toba Inisiatif, sebagai bentuk penguatan sinergi dalam perlindungan dan pemberdayaan Hutan Adat di Sumatera Utara.(ABB)

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleBupati Tapanuli Utara Serius Tingkatkan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan melalui Maklumat Pelayanan Sekolah
Next Article ‎Pemerintah Kabupaten Taput Resmikan Cabang Jayadi Global Education Center di Tarutung.
alex

Related Posts

Lokakarya Revitalisasi Eco-Teologi Jawa Kuno Dorong Kawasan Candi Cetho dan Masyarakat Dusun Cetho Menjadi Pusat Pembelajaran Warisan Budaya Hidup Agraris Jawa Kuno

8 Juli 2026 12:15 AM

Polsek Kapuas Kuala Laksanakan Patroli Malam Hari Antisipasi Kejahatan

7 Juli 2026 11:02 PM

Upaya Polri Ciptakan Kamtibmas Personel Piket Laksanakan Patroli Dialogis

7 Juli 2026 10:54 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.