Tapanuli Utara – analisnews.co.id
Untuk warga Tapanuli Utara khususnya generasi muda dan para orang tua yang memimpikan masa depan mandiri bagi anak-anaknya—kini hadir jalan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga lewat penguasaan keahlian (skill).
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen penuh mendukung setiap ruang yang membuka peluang kerja global. Senin (6/7/2026), Wakil Bupati Taput, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng didampingi Staf Ahli Bupati Bonggas Pasaribu dan pengurus JGEC Otniel Tambun meresmikan Cabang Jayadi Global Education Center (JGEC) di Tarutung. Lembaga ini hadir sebagai jembatan resmi (bermitra langsung dengan RSO di Jepang) untuk program kerja *Specified Skilled Worker* (SSW/Tokutei Ginou) dan visa studi.
Bukan Sekadar Kerja, Ini “Laboratorium Kehidupan”
Bagi Pemkab Taput, program ini bukan sekadar urusan mencari penghasilan di luar negeri. Seperti yang disampaikan Wakil Bupati, merantau ke Jepang adalah sebuah “laboratorium kehidupan”.
Selama 3 hingga 5 tahun di sana, anak-anak muda kita tidak hanya dilatih mandiri secara finansial, tetapi juga ditempa untuk memiliki mentalitas tangguh, disiplin tinggi, dan etos kerja yang kuat.
Harapannya besar: ketika mereka kembali ke Tapanuli Utara, mereka pulang sebagai individu yang siap membangun daerah, membuka lapangan usaha baru, dan memutus rantai pengangguran.
Sinergi Sejak Bangku Sekolah
Untuk memastikan peluang ini terjangkau, Pemkab Taput mendorong sinergi konkret bersama sekolah-sekolah (SMK) di wilayah kita. Tujuannya agar pembekalan bahasa Jepang (minimal setingkat sertifikasi N4) bisa dimulai sejak dini secara efektif.
Masa depan tidak datang tiba-tiba, ia harus dijemput dengan target yang jelas. Mari kurangi waktu luang yang kurang produktif, mulailah fokus belajar, dan ambil peluang ini. Saatnya pemuda Tapanuli Utara melangkah lebih jauh untuk membawa perubahan positif bagi keluarga dan tanah kelahiran Kata Deni Lumbantoruan.(ABB)
