Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Harkamtibmas Tetap Aman, Satsamapta Polres Barsel Sambangi Rutan Kelas IIB Buntok

Patroli Rutin, Personel Satsamapta Polres Barsel Sambangi Obyek Vital

Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Featured»Pelabuhan Krueng Geukueh Berangkatkan Ribuan Ton Biomassa ke Jepang
Featured

Pelabuhan Krueng Geukueh Berangkatkan Ribuan Ton Biomassa ke Jepang

vritimesBy vritimes30 Juli 2026 8:46 AM043 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

PT Pelindo Multi Terminal, Anak Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, kembali mendukung ekspor komoditas unggulan Aceh melalui Branch Lhokseumawe atau biasa disebut Pelabuhan Krueng Geukueh. Sebanyak 9.275 metrik ton Palm Kernel Shell (PKS) atau cangkang inti sawit bersertifikat Green Gold Label (GGL) diberangkatkan menuju Omaezaki Port, Jepang pada Rabu (22/7), sebagai bahan baku biomassa untuk energi terbarukan.

Pengiriman yang dilakukan oleh PT Kharisma Inti Mitra Indonesia tersebut menjadi pengapalan ketiga komoditas biomassa melalui Pelabuhan Krueng Geukueh sepanjang tahun 2026. Hingga saat ini, pelabuhan ini telah melayani ekspor PKS ke Jepang dengan total volume mencapai 29.775 metrik ton, yang menunjukkan semakin besarnya peran Pelabuhan Krueng Geukueh dalam mendukung ekspor komoditas unggulan Aceh ke pasar global.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Lhokseumawe, Aulia Rahman, menilai keberhasilan ekspor tersebut semakin memperkuat posisi Pelabuhan Krueng Geukueh sebagai salah satu simpul logistik yang memiliki daya saing di kawasan barat Indonesia.

“Pelabuhan Krueng Geukueh terus dikembangkan sebagai pelabuhan yang mengedepankan konektivitas, keandalan pelayanan, serta kemudahan bagi pengguna jasa. Kami didukung sumber daya manusia yang profesional, fasilitas operasional yang memadai, dan koordinasi yang solid bersama seluruh pemangku kepentingan. Kombinasi tersebut menciptakan iklim bisnis yang semakin kondusif sehingga memberikan kepastian pelayanan bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan pasar hingga ke tingkat internasional,” ujar Aulia.

Ia menambahkan bahwa Pelindo akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan efisiensi operasional guna mendukung pertumbuhan ekspor berbagai komoditas unggulan Aceh, baik dari sektor perkebunan, pertanian, industri, maupun komoditas strategis lainnya.

Palm Kernel Shell merupakan salah satu produk turunan kelapa sawit yang memiliki nilai strategis sebagai bahan bakar biomassa untuk pembangkit energi ramah lingkungan. Seiring meningkatnya kebutuhan energi rendah emisi di berbagai negara, permintaan terhadap biomassa berkelanjutan terus meningkat, termasuk dari Jepang sebagai salah satu pasar utamanya.

Kepala KSOP Kelas IV Lhokseumawe, Azwar, menyampaikan bahwa setiap aktivitas pelayaran internasional di Pelabuhan Krueng Geukueh selalu dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi.

“KSOP bersama Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta instansi terkait memastikan seluruh proses pelayanan kapal berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pemeriksaan dokumen, pengawasan keselamatan pelayaran, hingga koordinasi dengan instansi CIQP. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran arus logistik dan meningkatkan kepercayaan dunia usaha terhadap pelayanan pelabuhan,” katanya.

Sementara itu, Site Manager PT Kharisma Inti Mitra Indonesia, Anthony Kumala, mengatakan bahwa tingginya minat pasar internasional terhadap PKS asal Aceh tidak terlepas dari kualitas komoditas yang dihasilkan serta dukungan ekosistem logistik yang semakin kompetitif.

“Kemudahan koordinasi antar pemangku kepentingan, proses pelayanan yang semakin cepat, serta dukungan infrastruktur logistik di Pelabuhan Krueng Geukueh menjadi nilai tambah yang memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas ekspor,” ujarnya.

Melalui kolaborasi yang erat antara operator pelabuhan, regulator, dan pelaku usaha, Pelabuhan Krueng Geukueh terus memperkuat perannya sebagai gerbang perdagangan internasional di wilayah Aceh. Letaknya yang strategis di jalur pelayaran internasional Selat Malaka menjadi keunggulan tersendiri dalam mendukung konektivitas logistik dan peningkatan ekspor komoditas unggulan Indonesia ke pasar global.

Press Release juga sudah tayang diĀ VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePolsek Kapuas Hilir Bentuk Posko Siaga Karhutla, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau
Next Article Polwan Polres Gunung Mas Patroli Kamtibmas Lewat Inovasi SITUKEPMAS, Humanis Beri Edukasi dan Kawal Distribusi MBG
vritimes

Related Posts

Gugik.id Perkuat Posisi Sebagai Supplier Server Terpercaya di Indonesia

30 Juli 2026 8:22 AM

Perkuat Kepercayaan Investor, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Rp303 Miliar Tepat Waktu

29 Juli 2026 11:23 PM

Sunday Routine: Menyusun Trading Plan dan Memetakan Kalender Ekonomi Mingguan

29 Juli 2026 11:16 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.