Dari Dokter Kepresidenan ke Pematang Sawah: Terbang ke Jembrana, Soroti Manfaat Padi Organik untuk Kesehatan
Analisnews.co.id — JEMBRANA | Bicara pangan, tentu bicara kesehatan.
Hal itu ditegaskan Brigjen TNI (Purn) dr. I Made Mardika, Sp.PD., M.A.R.S., FINASIM. Spesialis penyakit dalam kurun 6 tahun menjabat sebagai Dokter Kepresidenan itu bahkan rela terbang langsung dari Jakarta ke Bali untuk menghadiri panen raya padi organik di Subak Brawantangi, Jembrana.
Kehadirannya menjadi bukti keseriusan dalam mendorong pertanian sehat dan berkelanjutan.
“Kesehatan dan pangan tidak bisa dipisahkan. Beras organik dengan bulir yang putih dan bersih, serta kandungan gizinya lebih terjaga, jelas jauh lebih baik untuk kesehatan,” ujar dr. Mardika, Sabtu (29/8/2026).
Menurutnya, padi organik tidak hanya baik untuk kesuburan tanah. Lebih dari itu, beras organik juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.
“Beras organik lebih bersih, gizinya terjaga, dan dampaknya untuk kesehatan jauh lebih bagus,” tegas dr. Mardika.
Sebagai dokter, ia menyoroti bahaya residu bahan kimia sintetis dari pertanian konvensional. Ia menilai pertanian organik adalah solusi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat.
Panen raya di Subak Brawantangi bersama Ketua DPD HKTI Bali I Made Muliawan Arya atau De Gadjah ini, menurut dr. Mardika, memberi pengalaman baru.
“Di sini peran penting petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional bukan lagi sekadar slogan. Lebih dari itu, petani adalah denyut kehidupan bangsa,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan, komitmen Jembrana terhadap pertanian organik telah tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jembrana Nomor 9 Tahun 2010 tentang Pengembangan Pertanian Organik.
“Perda ini menjadi bukti komitmen Jembrana untuk menjaga sektor pertanian sekaligus kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Untuk itu, ia mengajak para petani terus melestarikan padi organik yang mampu memberikan dampak kesehatan secara signifikan, bukan hanya untuk generasi saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.
“Padi organik adalah investasi kesehatan jangka panjang bagi bangsa,” pungkas Brigjen TNI (Purn) dr. I Made Mardika.(ranu)
#Panen Raya, Padi Organik, Brigjen TNI(purn) dr. I Made Mardika, HKTI Bali
