Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BHABINKAMTIMBAS POLSEK KAPUAS BARAT MONITORING PENYALURAN BANTUAN PANGAN NASIONAL DI DESA SEI KAYU

Jaga Kondusifitas Objek Vital, Polsek Kapuas Barat Intensifkan Patroli di Bank BRI KCP Mandomai

Dalam rangka menjaga situasi Jaga Stabilitas Kamtibmas, Anggota Piket Polsek Kapuas Murung Laksanakan Patroli Dialogis Di Sekitar Kelurahan Palingkau Lama

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»TV & Drama»Film Terbaru Jason Iskandar, Perayaan Pertama, Rampungkan Proses Syuting dan Siap Tayang pada 2027
TV & Drama

Film Terbaru Jason Iskandar, Perayaan Pertama, Rampungkan Proses Syuting dan Siap Tayang pada 2027

yadiBy yadi14 Oktober 2026 5:58 PM073 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | JAKARTA – Rumah produksi Studio Antelope merampungkan proses syuting film panjang terbaru karya Jason Iskandar, Perayaan Pertama, yang mengusung judul internasional First Breath After Coma. Film yang dibintangi Morgan Oey, Ladya Cheryl, dan Abby Latip ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 2027.

Bagi Jason, Perayaan Pertama menjadi film panjang keduanya setelah Akhirat: A Love Story (2021). Namun, film ini bukan sekadar proyek terbaru sang sutradara. Pengembangannya telah dimulai sejak 2015 dan melewati berbagai forum pengembangan serta pendanaan film internasional sebelum akhirnya memasuki tahap produksi pada 2026.

Film ini sekaligus menandai kembalinya Ladya Cheryl ke layar lebar setelah terakhir kali bermain film pada 2021. Aktris tersebut sebelumnya meraih Piala Citra Pemeran Utama Perempuan Terbaik pada Festival Film Indonesia (FFI) 2022.

Ladya akan beradu akting dengan Morgan Oey, yang masuk nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2025 dan menjadi Duta FFI 2026. Sementara itu, bagi Abby Latip, film ini menjadi debut dalam film panjang setelah sebelumnya membintangi sejumlah film pendek, serial, dan video musik musisi internasional NIKI.

Menyusuri Identitas dan Hubungan Keluarga

Ditulis dan disutradarai Jason Iskandar serta diproduseri Florence Giovani, Perayaan Pertama mengisahkan perjalanan tiga kakak beradik dari keluarga Tionghoa Indonesia. Ceritanya berlatar masa transisi Indonesia menjelang Tahun Baru Imlek 2000, ketika masyarakat mulai merayakan kembali tradisi tersebut secara terbuka setelah pencabutan pembatasan perayaan budaya Tionghoa pada masa sebelumnya.

Melalui kisah keluarga tersebut, film ini menelusuri persoalan identitas, hubungan antarsaudara, dan upaya seseorang untuk berdamai dengan dirinya sendiri di tengah perubahan sosial.

Jason mengatakan, film ini berangkat dari pergulatannya sendiri dalam memahami identitas sebagai orang Tionghoa Indonesia.

“Lewat film Perayaan Pertama, saya ingin mengeksplorasi pergulatan itu melalui kisah tiga kakak beradik yang berusaha terhubung kembali, bukan hanya dengan satu sama lain, tetapi juga dengan diri mereka sendiri,” ujar Jason.

Menurut dia, kisah tersebut berlangsung ketika Indonesia mengalami perubahan besar setelah Reformasi, menjelang perayaan Imlek pada 2000.

Perjalanan Sejak 2015

Perjalanan Perayaan Pertama dimulai melalui SGIFF Southeast Asian Film Lab pada 2015 di Singapura. Proyek ini kemudian berkembang melalui program EAVE Ties That Bind 2023/2024 di Taiwan dan Italia.

Film tersebut juga dipresentasikan dalam Golden Horse Film Project Promotion 2024 di Taiwan serta Hong Kong–Asia Film Financing Forum (HAF) 2025 di Hong Kong.

Produser Florence Giovani mengatakan, berbagai kesempatan pengembangan dan diskusi dengan pelaku industri film internasional turut memperkaya cerita yang diangkat dalam film tersebut.

“Berbagai perspektif yang kami dapatkan turut memperkaya cerita ini, sehingga kami berharap kisah yang berangkat dari pengalaman keluarga Tionghoa Indonesia ini juga dapat terasa dekat dan relevan bagi penonton dari berbagai latar belakang,” kata Florence.

Dari sisi artistik, film ini didukung sejumlah kru berpengalaman, antara lain sinematografer asal Singapura Teck Siang Lim, desainer produksi Dita Gambiro, penata busana Fadillah Putri Yunidar, dan penata rias Astrid Sambudiono.

Dengan rampungnya syuting, Perayaan Pertama memasuki babak baru menuju penayangan pada 2027. Film ini diharapkan menghadirkan kisah keluarga yang intim sekaligus membuka ruang refleksi mengenai identitas, ingatan, dan perubahan Indonesia menjelang pergantian milenium.(phyd)

Redaksi

#FilmIndonesia #PerfilmanIndonesia AbbyLatip Bioskop2027 FirstBreathAfterComa JasonIskandar LadyaCheryl MorganOey PerayaanPertama StudioAntelope
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleFLIX Cinema Buka Ruang bagi Sinema Asia melalui Nanyang Film Festival
Next Article Perkuat Sinergi Ulama dan Polri, Kapolda Banten Silaturahmi dengan Ulama Besar Banten
yadi

Related Posts

Sukses Raih Penghargaan Internasional, Film Bandit Siap Bersaing di Jakarta Film Week 2026

14 Oktober 2026 5:49 PM

Raih Sambutan Hangat di Busan, Film ‘Laut Bercerita’ Segera Tayang di Bioskop Indonesia

14 Oktober 2026 8:42 AM

Antusiasme Tinggi, Tiket Pemutaran Khusus Film “GJLS Berapi-Api” di JFW 2026 Habis Terjual

13 Oktober 2026 8:33 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.