Analisnews.co.id | Busan – Film Laut Bercerita karya sutradara Yosep Anggi Noen mendapat sambutan hangat dalam pemutaran perdana dunia (*world premiere*) di Busan International Film Festival (BIFF) 2026, Minggu (11/10/2026). Adaptasi novel laris karya Leila S. Chudori ini mengangkat kisah tentang kehilangan, perjuangan mencari keadilan, dan harapan yang tak pernah padam.
Hampir seluruh penonton yang hadir memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi terhadap film yang membawa kisah penting tentang mereka yang hilang dalam perjuangan menegakkan keadilan. Kehadiran Laut Bercerita di Busan sekaligus membawa cerita Indonesia ke panggung perfilman internasional.
Film produksi Pal 8 Pictures ini menjadi salah satu peserta kompetisi utama BIFF 2026. Kisah keberanian anak muda dalam menyuarakan kegelisahan dan memperjuangkan perubahan dinilai memiliki relevansi luas, melampaui batas negara dan generasi.
Pemutaran perdana tersebut dihadiri sutradara Yosep Anggi Noen, produser Gita Fara, produser sekaligus Direktur Pal 8 Pictures Budi Setyarso, serta para pemeran, yakni Reza Rahadian, Yunita Siregar, Eva Celia, dan Christine Hakim.
“Saya sangat bersyukur film Laut Bercerita bisa disaksikan oleh penonton internasional di Busan. Ini menjadi momen yang penting untuk mengenalkan Indonesia melalui sinemanya. Semoga kita juga bisa terus menemukan harapan dan tak pernah melupakan mereka yang selalu berjuang,” ujar Yosep Anggi Noen.
Menghidupkan Ingatan, Menyalakan Harapan
Bagi para pembuatnya, Laut Bercerita bukan sekadar adaptasi karya sastra ke layar lebar. Film ini juga menjadi pengingat tentang keluarga yang menanti kepulangan orang-orang tercinta, sekaligus perjuangan yang meninggalkan jejak panjang dalam kehidupan mereka.
Produser Gita Fara mengatakan, setelah menyapa penonton internasional di Busan, film tersebut akan kembali ke Indonesia melalui Jakarta Film Week (JFW) 2026. Laut Bercerita dijadwalkan menjadi film penutup festival pada 25 Oktober 2026, sebelum tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 29 Oktober 2026.
Antusiasme penonton Tanah Air terhadap film ini juga terlihat dari tiket pemutaran penutup Jakarta Film Week yang telah habis terjual.
“Setelah Busan, Laut Bercerita akan pulang ke Jakarta Film Week pada 25 Oktober dan serentak di bioskop Indonesia mulai 29 Oktober. Kami merasa bersyukur film ini bisa ditonton oleh audiens internasional, dan disambut baik juga oleh penonton Indonesia. Sebuah cerita tentang keluarga yang menunggu kepulangan anggota keluarganya, yang bisa dirasakan oleh siapa pun,” ujar Gita.
Sementara itu, Reza Rahadian, pemeran Biru Laut, berharap film ini dapat menumbuhkan keberanian dan mempertajam daya kritis generasi muda dalam menyikapi berbagai persoalan.
“Semoga penonton saat menyaksikan film Laut Bercerita juga bisa menebalkan dan semakin memiliki daya berpikir kritis dalam melihat, menulis bahkan bergerak untuk sesuatu,” kata Reza.
Ia berharap kisah perjuangan anak-anak muda dalam film tersebut dapat menginspirasi generasi sekarang untuk terus percaya pada perubahan dan menjaga harapan.
Bertemu Insan Perfilman Asia
Selain mengikuti kompetisi utama BIFF, jajaran pemeran Laut Bercerita turut menghadiri Marie Claire Asia Star Awards 2026. Acara yang diselenggarakan bersama oleh majalah Marie Claire Korea dan BIFF tersebut menjadi ruang pertemuan para pelaku industri serta bintang film dari berbagai negara Asia.
Kehadiran mereka membuka kesempatan untuk bertukar gagasan, membangun hubungan, dan merayakan perkembangan perfilman Asia.
BIFF tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-31 dan menjadi salah satu festival film internasional penting di Asia. Partisipasi Laut Bercerita dalam kompetisi utama menambah ruang bagi perfilman Indonesia untuk memperkenalkan karya dan kisahnya kepada penonton dunia.
Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Leila S. Chudori, film ini ditulis oleh Leila bersama Yosep Anggi Noen. Selain Reza Rahadian, Yunita Siregar, Eva Celia, dan Christine Hakim, film ini dibintangi Arswendy Bening Swara, Dian Sastrowardoyo, Yoga Pratama, Kevin Julio, Ben Nugroho, Dewa Dayana, Nagra Pakusadewo, Ibnu Jamil, Natalius Chendana, dan Afrian Arisandy.
Film ini diproduseri Gita Fara, Leila S. Chudori, dan Budi Setyarso. Pal 8 Pictures bertindak sebagai rumah produksi dengan dukungan VMS Studio, Jagartha, Lynx Films, Gambar Gerak Film, dan Brandlink.
Setelah mendapat sambutan hangat di Busan, Laut Bercerita kini bersiap menemui penonton Indonesia. Sebuah kisah tentang kehilangan, penantian keluarga, dan keberanian memperjuangkan keadilan yang diharapkan tetap hidup dalam ingatan penontonnya.(phyd)
Redaksi
