SUKAMARA – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Sukamara melaksanakan kegiatan Minggu Kasih dengan menyampaikan edukasi dan imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada jemaat di Gereja GKE Imanuel dan Gereja Santo Petrus, Kabupaten Sukamara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap bahaya pembakaran hutan dan lahan, Minggu (18/10/2026) pagi.
Kegiatan yang dipimpin Kasat Binmas Polres Sukamara IPTU Darto bersama personel Satbinmas tersebut menyasar jemaat yang mengikuti ibadah di kedua gereja. Sosialisasi disampaikan secara lisan melalui pengkhotbah sebelum ibadah dimulai, sehingga pesan pencegahan Karhutla dapat diterima oleh jemaat sebagai bagian dari ajakan menjaga lingkungan dan keselamatan bersama.
Selain penyampaian imbauan, personel Satbinmas bersama jemaat turut membentangkan spanduk berisi pesan pencegahan Karhutla di lokasi ibadah. Jemaat diingatkan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, baik pada lahan yang telah kering maupun lahan yang belum ditebang, karena tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran yang dapat meluas dan menimbulkan dampak bagi kesehatan serta lingkungan.
Kapolres Sukamara AKBP Fajar Virgantara Sjarifuddin, S.I.K. melalui Kasat Binmas IPTU Darto menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih menjadi salah satu sarana untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Edukasi di tempat ibadah diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh lapisan masyarakat, termasuk dalam mengingatkan keluarga maupun lingkungan sekitar agar tidak melakukan pembakaran lahan.
Dalam kegiatan tersebut, jemaat juga melaksanakan doa bersama dengan harapan hujan segera turun sehingga kondisi yang terdampak asap akibat pembakaran hutan dan lahan dapat segera teratasi. Satbinmas Polres Sukamara mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dan mendukung upaya pencegahan Karhutla. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. (HMS)
