KUALA KAPUAS – Personel Polsek Timpah bersama personel BKO Brimob Polda NTB dan TNI terus bersinergi dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipusatkan di Desa Timpah dengan mengedepankan langkah pencegahan, patroli, pengecekan titik panas (hotspot), serta pembasahan lahan bekas terbakar yang masih mengeluarkan asap.
Sebelum melaksanakan kegiatan di lapangan, personel terlebih dahulu mengikuti apel pagi di Lapangan Polsek Timpah. Selanjutnya, tim gabungan bergerak melakukan pembasahan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 14 personel yang terdiri dari 8 personel BKO Satbrimob Polda NTB, 4 personel Polsek Timpah, dan 2 personel TNI dikerahkan dengan dukungan lima unit kendaraan roda dua serta satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kecamatan Timpah.
Selain melakukan penanganan di lokasi, personel juga melaksanakan patroli di kawasan rawan karhutla dan menyambangi warga yang beraktivitas di sekitar lahan. Masyarakat diberikan imbauan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kepedulian terhadap bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan sarana pemadam, kondisi jalan yang rusak, serta tidak tersedianya akses jalan menuju sejumlah titik rawan karhutla yang lokasinya jauh dari permukiman.
Meski demikian, personel tetap berupaya melakukan penanganan secara maksimal melalui patroli, pengecekan titik panas, pembasahan lahan, serta koordinasi dengan instansi terkait.
Kapolsek Timpah IPTU Joko Susilo, S.Sos., M.A.P., menegaskan bahwa upaya pengendalian karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga dengan pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat.
“Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Pencegahan sejak dini sangat penting agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujarnya.
Berkat upaya bersama personel gabungan, kegiatan pembasahan terhadap lokasi yang masih mengeluarkan asap berhasil dilakukan hingga kondisi terkendali dan api padam. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, serta dalam situasi aman dan kondusif.
Polsek Timpah bersama unsur terkait akan terus meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla, sekaligus mengajak masyarakat untuk bahu-membahu menjaga lingkungan agar tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
