Analisnews.co.id | MAKASSAR – Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 memasuki hari keenam dengan menghadirkan beragam agenda penguatan kapasitas dan profesionalisme insan musik di kawasan Fort Rotterdam, Makassar, Minggu (1/11/2026).
Tak sekadar menjadi ruang diskusi, KMI 2026 juga membuka kesempatan bagi musisi dan pelaku industri untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta mengembangkan kreativitas melalui lokakarya, diskusi industri, hingga festival musik.
Salah satu agenda menarik adalah Bass Masterclass bersama Lola Frichet, musisi asal Prancis sekaligus pendiri More Women on Stage. Lokakarya ini memberikan ruang pembelajaran mengenai permainan bass, pengembangan keterampilan musikal, serta berbagi pengalaman tentang peluang dan tantangan musisi dalam industri musik.
Kehadiran Lola Frichet sekaligus membawa perspektif internasional mengenai penguatan peran dan partisipasi perempuan dalam industri musik.
Agenda berikutnya, Concert and Tour Preparation, menghadirkan Julia Ronget dari More Women on Stage. Sesi ini membahas berbagai aspek persiapan konser dan tur, mulai dari perencanaan hingga pengelolaan pertunjukan secara profesional.
Pembahasan semakin menarik melalui diskusi Dissecting the Art of Festival Curation yang menghadirkan Hydhir Ramli dari Baybeats/Esplanade Singapura, Arsita Pinandita dari Cherrypop, dan Ardy Siji dari Rock in Celebes. Diskusi yang dimoderatori Rifa tersebut mengupas proses kurasi festival, pemilihan penampil, penyusunan program, hingga pembentukan karakter sebuah festival musik.
Tak kalah penting, diskusi Music Visual Articulation: Visual Branding & Merchandise mengangkat kekuatan identitas visual dalam membangun karakter musisi dan produk musik.
Hadir sebagai narasumber Miska dari Fan & Makers, Much Faisal Amin dari Hook Studio, serta Abi Habibie dari Chambers Record. Diskusi yang dipandu Brandon dari Makassar itu membahas bagaimana branding dan merchandise dapat memperkuat hubungan antara musisi, karya, dan penggemarnya.
Rock in Celebes Ramaikan Fort Rotterdam
Suasana KMI 2026 semakin semarak dengan kehadiran Rock in Celebes 2026. Festival musik ini menghadirkan empat panggung, yakni Fort Stage, Turtle Stage, Bastion Stage, dan Heritage Stage.
Sejumlah musisi dan band turut meramaikan festival tersebut, di antaranya Frontxside, Grrrl Gang, Dongker, Ephemeral Queen, dan East Roots Dub, bersama sejumlah penampil lainnya.
Kehadiran Rock in Celebes menjadi bukti bahwa penguatan ekosistem musik tidak cukup hanya dilakukan melalui diskusi dan forum industri. Ruang pertunjukan, apresiasi karya, serta pertemuan langsung antara musisi dan penonton juga menjadi bagian penting dalam membangun industri musik yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan hari keenam KMI 2026 diikuti insan musik dari berbagai daerah di Indonesia, komunitas musik Makassar dan sekitarnya, serta narasumber dan pelaku industri musik internasional.
Melalui KMI 2026, Kementerian Kebudayaan berupaya menerjemahkan hasil konferensi yang tertuang dalam Memorandum of Collaboration (MoC) ke dalam program nyata.
Pengembangan kapasitas, peningkatan profesionalisme, perluasan jejaring, serta penyediaan ruang ekspresi dan apresiasi menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem musik nasional.
KMI 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai pertemuan tahunan, tetapi menjadi momentum membangun industri musik Indonesia yang semakin profesional, inklusif, dan berdaya saing.(py).
