15
April
2026
Rabu - : WIB

BDT 2026 Resmi Dibuka, Ekraf Siapkan 2.200 Talenta AI Siap Kerja

yadisuryadi
April 15, 2026 10:18 pm pada JAKARTA, Pendidikan

Analisnews.co.id | Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif meluncurkan program beasiswa pelatihan Badan Ekraf Digital Talent (BDT) 2026 sebagai upaya memperkuat kapasitas talenta kreatif berbasis kecerdasan buatan (AI).

Peluncuran program ini digelar di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, Selasa (14/4/2026), dengan menggandeng Dicoding Indonesia sebagai mitra pengembangan kurikulum.

Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf, Muhammad Neil El Himam, mengatakan BDT 2026 dirancang untuk menjawab kesenjangan keterampilan (skill gap) dan kebutuhan talenta digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi, khususnya AI.

“Program ini menjadi jembatan antara kebutuhan industri dan ketersediaan talenta digital yang kompeten, sekaligus memperkuat ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan,” ujarnya.

BDT 2026 merupakan program pelatihan digital intensif multilevel yang mengombinasikan hard skill dan soft skill berbasis kurikulum industri global. Peserta akan mengikuti pembelajaran daring self-paced melalui platform milik Dicoding Indonesia.

Mengusung tema “Produktivitas dengan AI Bootcamp”, program ini menargetkan penguatan talenta AI nasional. Berdasarkan data, sekitar 36 persen sumber daya manusia Indonesia membutuhkan pelatihan baru, baik dalam bentuk upskilling maupun reskilling.

CEO Dicoding, Narendra Wicaksono, mengungkapkan kolaborasi dengan Ekraf telah berjalan sejak 2016 dan menghasilkan dampak signifikan, mulai dari ribuan sertifikasi IT hingga ratusan ribu talenta digital terlatih.

Ia juga menyoroti tren penggunaan AI yang semakin masif. “Sebanyak 86 persen pengembang sudah menggunakan AI dan 94 persen di antaranya merasakan peningkatan produktivitas,” katanya.

Program BDT 2026 membuka kesempatan bagi 2.200 peserta untuk mempelajari penggunaan AI secara praktis, mulai dari pemilihan tools, teknik prompt engineering, hingga strategi adaptasi teknologi yang etis dan aplikatif.

COO Dicoding, Dimas Catur Wibowo, menambahkan bahwa peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Ini adalah inisiatif strategis untuk mencetak talenta digital yang mampu menguasai AI dan meningkatkan produktivitas kerja secara signifikan,” ujarnya.

Pendaftaran program BDT 2026 dibuka hingga 31 Mei 2026 melalui platform resmi Dicoding.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU