
KAPUAS – Memasuki pertengahan bulan Mei, Polsek Kapuas Barat terus menggencarkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pada Kamis (14/05/2026), personel Polsek Kapuas Barat melaksanakan patroli dialogis dan himbauan di area Pelabuhan Kelurahan Mandomai, Kecamatan Kapuas Barat.
Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan yang unik dan solutif melalui kampanye “Buka Lahan Tanpa Bakar” (PLTB). Selain melarang pembakaran lahan, petugas juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan tradisi gotong royong dalam proses pembukaan lahan pertanian agar lebih ramah lingkungan dan aman dari risiko kebakaran.
Kapolsek Kapuas Barat, Ipda Siswono Tri Soemantri, S.H., M.M., menjelaskan bahwa sosialisasi di pelabuhan menjadi sangat strategis karena merupakan titik kumpul warga yang datang dari berbagai pelosok desa.
“Hari ini kami turun langsung ke Pelabuhan Mandomai untuk memberikan edukasi kepada warga. Pesan utama kami adalah agar masyarakat meninggalkan kebiasaan lama membakar lahan. Kami mendorong agar pembukaan lahan dilakukan dengan cara gotong royong dan teknik tanpa bakar guna menjaga kualitas udara dan kelestarian alam kita,” tegas Ipda Siswono Tri Soemantri.
Beliau menambahkan bahwa langkah preventif ini lebih diutamakan daripada penegakan hukum, karena kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam mencegah bencana kabut asap.
“Budayakan gotong royong saat membuka lahan. Dengan bekerja bersama, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan tanpa harus menempuh risiko pembakaran lahan yang berujung pada sanksi pidana. Kami ingin masyarakat Kapuas Barat sejahtera tanpa ada ancaman asap,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek juga membagikan selebaran maklumat Kapolda Kalteng serta memberikan penjelasan mengenai bahaya Karhutla bagi kesehatan dan ekonomi. Masyarakat Kelurahan Mandomai menyambut baik himbauan ini dan berkomitmen untuk menjaga lingkungan dari bahaya api.(Eyn)