
Pandih Batu – Menjelang musim kemarau, jajaran Polsek Pandih Batu terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Langkah preventif ini dilakukan melalui kegiatan Door to Door System (DDS) kepada masyarakat setempat. Senin (20/04/2026) pagi.
Personel Polsek Pandih Batu, Bripka Slamet Rianto, menyambangi warga di Desa Dandang, Kecamatan Pandih Batu. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan edukasi langsung mengenai bahaya serta sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Pandih Batu, IPDA Yuan Sanjaya, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran kolektif agar masyarakat tidak lagi menggunakan metode bakar dalam membuka lahan.
“Kami terus bergerak memberikan himbauan agar wilayah hukum Polsek Pandih Batu bebas dari kabut asap. Kami mengajak masyarakat untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga lingkungan,” ujar IPDA Yuan Sanjaya.
Dalam kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut, personel di lapangan berdialog langsung dengan warga untuk mendengar kendala sekaligus memberikan solusi terkait pengelolaan lahan tanpa bakar.
Respon masyarakat di Desa Dandang terpantau positif. Salah satu warga yang ditemui menyatakan pemahamannya dan berkomitmen untuk tidak melakukan aktifitas yang memicu Karhutla.
“Alhamdulillah, warga memahami dampak buruk Karhutla bagi kesehatan dan ekonomi. Mereka berkomitmen untuk menjaga wilayah kita tetap hijau dan bebas api,” tambah Bripka Slamet Rianto di sela-sela kegiatannya.
Pihak Kepolisian berharap dengan sosialisasi yang konsisten, angka kejadian Karhutla di wilayah Kecamatan Pandih Batu dapat ditekan hingga titik nol (zero fire). (Humasrespulpis).