02
Mei
2026
Sabtu - : WIB

Dari Cafe Garasi Panimbang, Advokat Gaungkan Literasi Hukum di Momentum Hardiknas bersama Sejumlah Media

nurjen
Mei 2, 2026 6:29 pm pada BANTEN

Pandeglang, Analisnews.co.id –  Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini diwarnai dengan diskusi intelektual bertema hukum dan peran media yang berlangsung di Cafe Garasi, Panimbang. Kegiatan tersebut menghadirkan praktisi hukum, jurnalis, serta perwakilan organisasi media dalam sebuah forum dialog yang menekankan pentingnya sinergi antara advokat dan pers dalam menjaga kualitas demokrasi dan edukasi publik.

 

Advokat dari Kantor Hukum MMC Bumi Cipacung Indah, Erwanto, SH., MH., menegaskan bahwa momentum Hardiknas tidak semata berkaitan dengan dunia pendidikan formal, tetapi juga menyangkut pendidikan hukum bagi masyarakat luas.

 

“Kesadaran hukum merupakan bagian integral dari pendidikan nasional. Advokat dan media memiliki tanggung jawab moral untuk mencerdaskan masyarakat dalam memahami hak dan kewajibannya di hadapan hukum,” ujar Erwanto dengan gaya argumentatif khas praktisi hukum.

 

Diskusi tersebut turut dihadiri oleh Pemimpin Redaksi detikPerkara, Kasman, yang berasal dari Patia, Pandeglang. Dalam pandangannya, media memiliki posisi strategis sebagai jembatan informasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat.

 

“Pers bukan hanya penyampai berita, tetapi juga pengawal transparansi. Dalam konteks pendidikan, media berperan sebagai sarana literasi hukum yang efektif,” ungkapnya.

 

Sejumlah perwakilan media lokal yang tergabung dalam organisasi seperti AWDI, GWI, serta media Sergap turut ambil bagian dalam diskursus tersebut. Kehadiran mereka memperkaya perspektif terkait tantangan jurnalisme di daerah, khususnya dalam mengangkat isu-isu hukum yang kerap bersinggungan dengan kepentingan publik.

 

Edi, dalam forum diskusi, menyoroti pentingnya integritas dalam praktik jurnalistik dan advokasi hukum.

 

“Kolaborasi antara advokat dan media harus dilandasi etika yang kuat agar tidak terjebak dalam kepentingan sempit,” ujarnya.

 

Senada dengan itu, Jaka Somantri menambahkan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang hukum dan jurnalistik menjadi kunci dalam menghadapi era informasi yang semakin kompleks.

 

Sementara itu, Dedi dan TB. Aujani menekankan perlunya forum-forum diskusi serupa untuk terus digelar secara berkelanjutan sebagai ruang pertukaran gagasan yang konstruktif.

 

Diskusi yang berlangsung dalam suasana santai namun sarat substansi tersebut mencerminkan semangat Hardiknas sebagai momentum refleksi bersama.

 

Sinergi antara advokat dan media diharapkan mampu mendorong terciptanya masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sadar hukum dan kritis terhadap informasi.

 

Penulis. Red/Tim

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU