
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, personel Polsek Kapuas Barat melaksanakan kegiatan pengecekan lokasi pemanfaatan pekarangan pangan bergizi bidang perkebunan di Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi sumber daya lokal. Pengecekan dilakukan langsung ke lokasi pekarangan warga yang telah dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan produktif.
Dari hasil pengecekan, pekarangan pangan bergizi di Desa Sei Kayu dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan perkebunan, dengan menanam berbagai jenis tanaman yang bernilai gizi dan ekonomis. Pemanfaatan lahan pekarangan ini dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kapolsek Kapuas Barat melalui personelnya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Program pemanfaatan pekarangan pangan bergizi menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong kemandirian pangan di tingkat desa.
Program ketahanan pangan ini juga sejalan dengan salah satu dari delapan program prioritas Kapolri yang merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Melalui peran aktif Polri di lapangan, diharapkan program ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal. Polri hadir sebagai penggerak dan pendamping masyarakat agar pemanfaatan lahan pekarangan dapat dilakukan secara maksimal dan berkesinambungan.
Kegiatan pengecekan lokasi pemanfaatan pekarangan pangan bergizi tersebut berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari masyarakat setempat.