Close Menu
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KNPI Kalimantan Timur Dorong Pembentukan KNPI IKN Sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Didukung Embassy of India, Unesa Pecahkan Rekor MURI dengan Peserta Disabilitas Terbanyak dalam Yoga Bersama

Pertebal Tameng Perlindungan Finansial, Sat Samapta Polres Sukamara Sambangi Bank Mandiri

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Analis
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Technology»Fakultas Hukum UB Sinergi dengan Rusia, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Hukum dan Teknologi
Technology

Fakultas Hukum UB Sinergi dengan Rusia, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Hukum dan Teknologi

vritimesBy vritimes3 Juni 2026 1:05 AM034 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) terus memperkuat jejaring internasional melalui sinergi strategis dengan empat institusi penting di Rusia, yaitu kementerian luar negeri Rusia urusan pendidikan asing, Institute RUDN University, Perusahaan Teknologi Rusia Positive Technology, dan Innopolis University. Langkah ini merupakan bagian dari upaya FH UB memperkuat internasionalisasi pendidikan hukum sekaligus merespons perkembangan teknologi global yang semakin pesat.

Kerja sama tersebut dilakukan dengan  kehadiran FH UB, Aan Eko Widiarto, ke Moskow pada 12 Mei 2026. FH UB melaksanakan tindak lanjut atas perjanjian kerja sama internasional yang telah disepakati dengan Law Institute RUDN University pada tahun 2024 melalui pertemuan dengan Acting Dean Law Institute RUDN, Evgeny Komlev. Pertemuan juga dihadiri mahasiswa International Undergraduate Program (IUP) FH UB yang sedang menjalani kegiatan akademik dan program student exchange di RUDN.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi FH UB disambut dengan sangat baik oleh pihak RUDN. Selain membahas penguatan kerja sama kelembagaan, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memastikan kondisi dan perkembangan mahasiswa IUP FH UB di Rusia. Mahasiswa FH UB dilaporkan dalam keadaan sehat dan mengikuti kegiatan akademik dengan baik.

Beberapa poin penting yang menjadi hasil pertemuan antara FH UB dan RUDN antara lain pematangan skema pelaksanaan program double degree untuk jenjang sarjana dan magister yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2026. RUDN juga menyatakan dukungannya terhadap Tim Lomba Internasional mahasiswa FH UB yang akan mengikuti kompetisi dunia di Tiongkok dalam bidang investasi internasional. Untuk mendukung persiapan tersebut, RUDN akan menugaskan dua dosen yang memiliki pengalaman dalam kompetisi internasional Jessup Moot Court Competition sebagai pembimbing dan mentor. Selain itu, RUDN menawarkan program pelatihan Bahasa Rusia secara daring bagi sivitas akademika FH UB sebagai bagian dari penguatan kapasitas internasional dan dukungan akademik kedua institusi.

Dalam rangkaian kunjungan yang sama, FH UB juga menandatangani kerja sama dengan Positive Technologies, salah satu perusahaan keamanan siber terkemuka di Rusia. Kerja sama ini diarahkan pada pengembangan kapasitas akademik di bidang hukum siber, keamanan siber, regulasi teknologi digital, pengembangan kurikulum, pelatihan, sertifikasi, serta kolaborasi penelitian yang relevan dengan tantangan transformasi digital global.

FH UB juga menandatangani Memorandum of Agreement dengan Innopolis University, sebuah universitas teknologi terkemuka di Republik Tatarstan. Berdasarkan perjanjian tersebut, kedua institusi sepakat mengembangkan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan program akademik terkait cyber law dan teknologi digital, penyelenggaraan konferensi internasional, visiting lecture, publikasi ilmiah bersama, serta riset mengenai regulasi kecerdasan artifisial, keamanan siber, transformasi digital, dan tata kelola digital. Kerja sama ini secara khusus diarahkan pada pengembangan kajian hukum dan teknologi yang menjadi salah satu isu strategis global saat ini.

Penguatan kerja sama dengan berbagai institusi Rusia tersebut juga memperoleh dukungan dalam ajang internasional International Economic Forum “Russia – Islamic World: KazanForum” yang berlangsung di Kazan, Republik Tatarstan, pada 14–17 Mei 2026.

Pada pertemuan bilateral yang berlangsung di sela-sela forum, Dekan FH UB bertemu dengan Pavel Shevtsov dari Rossotrudnichestvo, lembaga kerja sama kemanusiaan internasional Kementerian Luar Negeri Rusia. Pertemuan tersebut membahas peluang peningkatan mobilitas akademik, riset bersama, dan penguatan kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Rusia.

Dalam kesempatan tersebut, Aan Eko Widiarto menyampaikan rencana FH UB untuk mengembangkan Program Studi Hukum Islam. Menanggapi hal itu, Pavel Shevtsov menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kerja sama dengan dua perguruan tinggi terkemuka Rusia, yakni Kazan Federal University dan Saint Petersburg State University. Fasilitasi tersebut diharapkan mencakup pengembangan kurikulum, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta peluang program bersama dan dual degree di bidang hukum Islam.

Melalui kerja sama dengan RUDN University, Positive Technologies, Innopolis University, serta dukungan dari berbagai institusi pendidikan dan pemerintah Rusia, FH UB berharap dapat semakin memperkuat internasionalisasi pendidikan hukum, meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi internasional, memperluas mobilitas akademik mahasiswa dan dosen, serta membangun jejaring global yang berkelanjutan antara Indonesia dan Federasi Rusia.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleJaga Momentum Pertumbuhan Bisnis, BRI Finance Terapkan Strategi Pricing Adaptif
Next Article Nira: Platform Cloud untuk Visualisasi 3D dan Pemantauan Perubahan Aset
vritimes

Related Posts

Didukung Embassy of India, Unesa Pecahkan Rekor MURI dengan Peserta Disabilitas Terbanyak dalam Yoga Bersama

25 Juni 2026 3:54 PM

Perkuat Pilar Sosial ESG, Pelindo Multi Terminal Tempatkan SDM sebagai Pusat Perubahan

25 Juni 2026 1:13 PM

Lebih dari Sekadar Toko, Rumah SukkhaCitta Hadir di ASHTA dengan Pengalaman Baru

25 Juni 2026 12:47 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.