Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sosialisasi Maklumat Kapolda Kalteng Sanksi Karhutla Oleh Polsek Kapuas Hilir

Anggota Polsek Kapuas Hilir  Setiap hari berikan  Himbauan Hpus kepada Masyarakat

Polsek Kapuas Hilir  Rutin Cek Barang Inventaris Dinas

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Technology»Universitas Pendidikan Indonesia dan Positive Technologies Jalin Kolaborasi Strategis: Cetak Generasi Unggul Cybersecurity Indonesia
Technology

Universitas Pendidikan Indonesia dan Positive Technologies Jalin Kolaborasi Strategis: Cetak Generasi Unggul Cybersecurity Indonesia

vritimesBy vritimes3 Juni 2026 1:20 AM072 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi memperluas cakrawala akademik globalnya dengan menandatangani perjanjian kerja sama strategis bersama Positive Technologies, perusahaan keamanan siber kelas dunia di Rusia. Langkah bersejarah ini menjadi tonggak penting dalam misi UPI mencetak talenta digital terbaik yang siap bersaing di panggung internasional.

“Uni menyambut baik kerja sama ini sebagai peluang untuk memperluas kolaborasi akademik di tingkat internasional, khususnya dalam bidang cybersecurity dan pengembangan talenta digital. Ke depan, pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, riset bersama, dan double degree dapat dibicarakan lebih lanjut.” Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si. Wakil Rektor Universitas Pendidikan Indonesia.

Forum Internasional Bergengsi Jadi Panggung Penandatanganan

Penandatanganan dilaksanakan dalam Forum Ekonomi Internasional bergengsi “Russia–Islamic World: KazanForum” di Rusia, sebuah platform diplomasi ekonomi dan budaya antara Rusia dan negara-negara Muslim dunia yang dihadiri pemimpin industri dan akademisi dari puluhan negara. Dalam momentum bersejarah ini, Positive Technologies sekaligus menandatangani perjanjian serupa dengan Universitas Brawijaya, Politeknik Manufaktur Bandung, Institut Teknologi dan Sains Mandala, Universitas Darul Ma’arif, Universitas Padjadjaran, serta Universitas Gadjah Mada.

Delegasi universitas juga mendapat kesempatan eksklusif mengunjungi tiga institusi riset dan teknologi terkemuka di Rusia, RUDN University, Moscow Institute of Physics and Technology (MIPT), dan Innopolis University, membuka ruang diskusi riset dan model pembelajaran berbasis teknologi mutakhir.

Kolaborasi ini bukan sekadar seremonial. Kerja sama membuka akses nyata ke berbagai program unggulan:

1. Pelatihan intensif bagi dosen: peningkatan kapasitas pengajar dengan kurikulum keamanan siber terkini dari praktisi industri global.

2. Laboratorium praktik cybersecurity: penguatan infrastruktur lab agar mahasiswa mendapat pengalaman hands-on sesuai standar industri.

3. Pengembangan materi pembelajaran: konten kurikulum yang relevan dengan lanskap ancaman siber masa kini.

4. Platform EdTechLab: akses pembelajaran mandiri berbasis teknologi bagi seluruh mahasiswa UPI.

5. Prospek pertukaran mahasiswa & dosen: membuka jalur mobilitas akademik internasional antara Indonesia dan Rusia.

6. Peluang program double degree: gelar berganda yang memperkuat daya saing lulusan di pasar kerja global.

Mengapa Ini Krusial bagi Indonesia?

Indonesia tengah menghadapi lonjakan ancaman siber seiring akselerasi transformasi digital nasional. Kebutuhan tenaga profesional cybersecurity tumbuh jauh lebih cepat dari pasokan talenta yang ada. Kerja sama UPI dan Positive Technologies hadir tepat waktu: membekali mahasiswa tidak hanya dengan teori, tetapi juga kompetensi praktis yang langsung dapat diterapkan di industri.

Elena Grishaeva, Direktur Regional Asia Tenggara Positive Technologies, menegaskan bahwa tenaga kerja terampil adalah fondasi ketahanan siber suatu bangsa. “Kemitraan dengan universitas di Indonesia merupakan bagian dari misi kami berbagi keahlian dan memperluas akses pembelajaran praktis demi memperkuat komunitas cybersecurity di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleNira: Platform Cloud untuk Visualisasi 3D dan Pemantauan Perubahan Aset
Next Article Polres Serang Intensifkan Patroli KRYD, Antisipasi C3, Tawuran dan Balap Liar
vritimes

Related Posts

Waspada Penipuan Rekrutmen Pegawai, KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Untuk Jangan Percaya Oknum yang Menjanjikan Kelulusan

7 September 2026 8:45 PM

JETE RUN 2026 Perluas Konsep Festival, Raih Rekor MURI dengan Aktivitas Terbanyak

7 September 2026 8:16 PM

JETE Raih Tiga Rekor MURI di 2026: Perkuat Ekspansi Gerai, Layanan, dan Komunitas

7 September 2026 8:00 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.