Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Musim Kondangan, Sudah Siapkan Anggaran?

Berapa banyak anda ketahui mengenai bahan-bahan Eropah?

BRI Life Borong Tiga Penghargaan Sebagai Apresiasi Pencapaian Soliditas Finansial dan Inovasi Digital

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Analis
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»ITSM Perkuat Posisi Kampus Inovatif Lewat Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies
Terkini

ITSM Perkuat Posisi Kampus Inovatif Lewat Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies

vritimesBy vritimes8 Juni 2026 1:40 PM045 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Kemitraan Strategis ITSM dengan Positive Technologies
Kemitraan Strategis ITSM dengan Positive Technologies
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Positive Technologies, perusahaan keamanan siber terkemuka asal Rusia, dalam rangkaian Forum Ekonomi Internasional Russia–Islamic World: Kazan Forum 2026.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini menjadi tonggak penting dalam upaya ITSM memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat perannya dalam pengembangan teknologi digital, keamanan siber, ekonomi digital, dan inovasi berbasis keberlanjutan di Indonesia.

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari penguatan kolaborasi pendidikan dan teknologi antara Rusia dan sejumlah perguruan tinggi Indonesia.

Selain ITSM, program kemitraan ini juga melibatkan beberapa institusi pendidikan tinggi nasional, antara lain Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Politeknik Manufaktur Bandung, dan Universitas Darul Ma’arif.

Kehadiran berbagai perguruan tinggi dalam kolaborasi ini menunjukkan semakin besarnya perhatian terhadap pengembangan ekosistem pendidikan cybersecurity yang mampu menjawab kebutuhan industri dan tantangan global yang terus berkembang.

Melalui kemitraan ini, ITSM berupaya memperkuat kapasitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan keamanan digital.

Di tengah meningkatnya ancaman terhadap infrastruktur digital, kebutuhan akan tenaga profesional yang memiliki kompetensi cybersecurity menjadi semakin mendesak.

Oleh karena itu, kerja sama dengan Positive Technologies diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman internasional, peningkatan kompetensi teknis, serta pemahaman mengenai praktik terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan digital modern.

Ketua Yayasan Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) Jember, Prof. Dr. Kahar Muzakhar, menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi sekaligus memperluas kolaborasi internasional.

“ITSM Jember menyambut baik kerja sama strategis dengan Positive Technologies. Kolaborasi ini menjadi peluang penting bagi kami untuk memperkuat pendidikan, riset, dan pengembangan talenta digital, khususnya di bidang cybersecurity. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, serta ekosistem akademik ITSM dalam menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Regional Asia Tenggara Positive Technologies, Elena Grishaeva, menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang keamanan siber.

“Kami melihat Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan talenta cybersecurity di kawasan. Melalui kemitraan dengan ITSM Jember, kami berharap dapat berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik industri yang mampu mendukung lahirnya generasi profesional keamanan siber yang siap menghadapi tantangan transformasi digital global,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar penguatan bidang keamanan digital, kerja sama ini juga mendukung visi ITSM sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pengembangan teknologi, sains terapan, digital economy, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), teknologi biomasa, energi terbarukan, smart agriculture, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui integrasi berbagai bidang tersebut, ITSM berkomitmen menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan masa depan sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam era ekonomi digital yang semakin terhubung, keamanan siber menjadi fondasi penting yang menjamin keandalan sistem, perlindungan data, keberlangsungan transaksi, serta stabilitas berbagai aktivitas ekonomi berbasis teknologi.

Oleh karena itu, cybersecurity tidak lagi dipandang sebagai isu teknis semata, melainkan sebagai salah satu faktor strategis yang mendukung daya saing bangsa dalam menghadapi transformasi ekonomi global.

Keterkaitan tersebut semakin relevan dengan fokus ITSM dalam pengembangan riset biomasa, energi terbarukan, dan teknologi pertanian modern.

Saat ini, pengelolaan biomasa tidak hanya mengandalkan pendekatan konvensional, tetapi juga memanfaatkan berbagai teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), sensor pintar, komputasi awan, kecerdasan buatan, dan analisis data untuk meningkatkan efisiensi proses produksi serta pengambilan keputusan.

Keamanan sistem dan data menjadi aspek penting untuk memastikan bahwa inovasi tersebut dapat berkembang secara aman, andal, dan berkelanjutan.

Penguatan kapasitas cybersecurity juga membuka peluang bagi percepatan hilirisasi riset dan inovasi berbasis biomasa. Pengelolaan data penelitian, pengembangan teknologi proses, hingga integrasi rantai pasok industri biomasa memerlukan infrastruktur digital yang aman dan terpercaya.

Dengan dukungan sistem keamanan yang kuat, hasil-hasil penelitian memiliki peluang lebih besar untuk ditransformasikan menjadi produk dan layanan bernilai tambah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun dunia usaha.

Di sektor pertanian, penerapan teknologi digital telah mendorong lahirnya konsep smart and precise agriculture yang memungkinkan pengelolaan lahan secara lebih efektif dan efisien. Pemanfaatan sensor lapangan, drone, citra satelit, dan analitik berbasis kecerdasan buatan membantu meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi penggunaan sumber daya.

Integrasi teknologi tersebut tidak hanya mendukung modernisasi sektor pertanian, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan nasional melalui pengambilan keputusan yang lebih cepat, tepat, dan berbasis data.

Selain mendukung hilirisasi biomasa, penguatan keamanan digital juga dapat meningkatkan kepercayaan industri dan investor terhadap pengembangan teknologi berbasis energi terbarukan dan ekonomi digital.

Perlindungan data, keamanan kekayaan intelektual, serta keandalan sistem operasional menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem inovasi yang kompetitif dan berkelanjutan.

ITSM memandang bahwa cybersecurity, digital economy, biomasa, ketahanan pangan, dan kemandirian energi merupakan elemen yang saling terhubung dalam membangun ekosistem pembangunan masa depan.

Integrasi berbagai bidang tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat.

Partisipasi ITSM dalam Kazan Forum 2026 juga memberikan kesempatan untuk memperluas wawasan global, membangun jejaring akademik dan industri internasional, serta menjajaki peluang kolaborasi multidisiplin antara Indonesia dan Rusia.

Forum ini menjadi sarana strategis bagi ITSM untuk mempelajari perkembangan terkini di bidang cybersecurity, digital economy, energi terbarukan, teknologi biomasa, kecerdasan buatan, dan pertanian modern yang saat ini menjadi fokus pembangunan berbagai negara.

Melalui kemitraan dengan Positive Technologies, ITSM menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat unggulan pengembangan cybersecurity, digital economy, biomasa, dan teknologi berkelanjutan.

Sinergi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan sumber daya manusia yang kompetitif di tingkat global, tetapi juga melahirkan inovasi yang mampu memperkuat ketahanan pangan, mendorong kemandirian energi berbasis biomasa, serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi dan teknologi masa depan.

Kolaborasi ini sekaligus menegaskan peran ITSM sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang berkelanjutan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePusat Industri RI Bergeser, Subang Jadi Arah Baru Pertumbuhan
Next Article Dukung Akses Internet Masyarakat Bali, MyRepublic Air Hadir di Denpasar hingga Buleleng
vritimes

Related Posts

BERANTAS KEJAHATAN LINGKUNGAN, POLSEK KAPUAS KUALA GENCAR SOSIALISASI ILLEGAL MINING

9 Juni 2026 12:25 AM

DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN, PERSONEL POLSEK KAPUAS KUALA SOSIALISASIKAN SANKSI PIDANA PELAKU KARHUTLA

9 Juni 2026 12:17 AM

Polsek Kapuas Kuala Gencar melaksanakan Himbauan Hpus

9 Juni 2026 12:07 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.