Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Apa Itu Trading Futures? Memahami Cara Kerja dan Peluangnya di Pasar Global

Resmikan Kerja Sama dengan Kejari Samarinda, BRI Finance Perkuat Tata Kelola GCG

Prof. Ni Luh Kartini Ajak Masyarakat Bali Eling Tiga Pilar dalam Mewujudkan Bali Lestari

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Analis
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»‎Sinergi Pemerintah dan Gereja, Bupati Tapanuli Utara Ajak Umat Katolik Jadi Garam dan Terang Masyarakat
Terkini

‎Sinergi Pemerintah dan Gereja, Bupati Tapanuli Utara Ajak Umat Katolik Jadi Garam dan Terang Masyarakat

alexBy alex8 Juni 2026 1:34 AM043 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

Tapanuli Utara – analisnews.co.id
‎
‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus berjalan beriringan dengan institusi keagamaan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, S.Si., M.Si, saat menghadiri upacara khidmat Perayaan Ekaristi sekaligus Inaugurasi dan Pelantikan Dewan Pastoral Paroki (DPP) Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan, bertempat di Desa Lumban Sormin, Kecamatan Pangaribuan, Minggu (07/06/2026).
‎
‎​Acara berskala besar yang mengusung tema “Berjalan Bersama untuk Mendengarkan, Meneguhkan, dan Mewartakan” ini dipimpin langsung oleh Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung. Momentum bersejarah ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Tapanuli Utara Arifin Rudi Nababan, Komandan Kodim (Dandim) 0210/TU Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia, jajaran pimpinan Perangkat Daerah Pemkab Taput, Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, serta ribuan umat Katolik yang memadati lokasi acara. Turut hadir pula tamu undangan penting seperti Anggota DPR RI Rapidin Simbolon, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah Binsar Sitanggang.
‎
‎​Berdasarkan Surat Keputusan Keuskupan Agung Medan tertanggal 24 Februari 2026, Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan merupakan paroki baru hasil pemekaran dari Paroki Tarutung. Paroki ini menaungi 19 stasi yang tersebar di empat wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Garoga, Pangaribuan, Sipahutar, dan Siatas Barita.
‎
‎​Dalam khotbahnya, Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung mengingatkan pentingnya seorang gembala untuk senantiasa dekat dengan umatnya demi efisiensi pelayanan sakramen mengingat jarak geografis ke Tarutung yang cukup jauh. Di samping itu, Uskup juga memaparkan rencana strategis Keuskupan untuk membangun sarana pendidikan berupa sekolah Katolik di wilayah Pangaribuan dan secara terbuka memohon dukungan serta bantuan dari jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

‎‎​Merespons hal tersebut, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si dalam sambutannya menyatakan kesiapan dari jajaran pemerintah daerah untuk menyokong penuh rencana pembangunan sekolah Katolik di Pangaribuan. Bupati mengakui kontribusi nyata yang selama ini telah diberikan oleh jaringan institusi Katolik di Tapanuli Utara, baik di sektor pendidikan terkemuka maupun sektor kesehatan, seperti keberadaan Rumah Sakit Santo Lusia di Siborongborong yang sukses membangun kepercayaan (trust) pelayanan publik yang luar biasa di mata masyarakat.
‎
‎​”Pemerintah dan gereja adalah institusi yang berbeda, namun kita memiliki satu tujuan yang sama, yaitu melayani masyarakat. Pemerintah melayani dari sisi regulasi dan kesejahteraan lahiriah, sedangkan gereja melayani dari sisi kerohanian umat. Atas nama Pemkab Taput, kami menyambut baik dan siap mendukung sepenuhnya pembangunan sekolah Katolik di Pangaribuan ini sebagai investasi mutu pendidikan anak-anak kita,” tegas Bupati JTP.
‎
‎​Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada pengurus dewan paroki yang baru dilantik serta kepada Pastor Paroki, Pastor Ronald Sitanggang. Beliau berpesan agar seluruh umat Katolik di Kuasi Paroki Pangaribuan dapat menjadi garam dan terang di tengah kehidupan bermasyarakat dengan terus bermitra bersama pemerintah dalam memerangi kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup dari segala bentuk pengrusakan alam di Bumi Tapanuli Utara.(ABB)

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleWSBP bersama Mitra dan Pelanggan Kembali Tanam 1.217 Pohon pada Kuartal I 2026 melalui Program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability
Next Article BERANTAS KEJAHATAN LINGKUNGAN, POLSEK KAPUAS KUALA GENCAR SOSIALISASI ILLEGAL MINING
alex

Related Posts

Apa Itu Trading Futures? Memahami Cara Kerja dan Peluangnya di Pasar Global

13 Juni 2026 5:14 PM

Resmikan Kerja Sama dengan Kejari Samarinda, BRI Finance Perkuat Tata Kelola GCG

13 Juni 2026 5:02 PM

Prof. Ni Luh Kartini Ajak Masyarakat Bali Eling Tiga Pilar dalam Mewujudkan Bali Lestari

13 Juni 2026 4:41 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.