Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dupoin Futures Bersama Jakarta Futures Exchange Tingkatkan Literasi Keuangan di Tengah Gejolak Ekonomi Global

Sat Polairud Polres Sukamara Gelar Sambang Dialogis di Area Pelabuhan

Eliminasi Potensi Kejahatan Jalanan, Polsek Permata Kecubung Gencarkan Patroli KRYD Pagi Hari

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Analis
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Technology»Mengenal UVA dan UVB dan Dampaknya pada Kulit Bayi
Technology

Mengenal UVA dan UVB dan Dampaknya pada Kulit Bayi

vritimesBy vritimes10 Juni 2026 11:14 AM014 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Saat cuaca cerah, banyak orang tua merasa itu waktu yang tepat untuk mengajak si kecil keluar rumah. Namun dibalik hangatnya sinar matahari, ada paparan sinar ultraviolet (UV) yang tidak terlihat oleh mata. Dua jenis sinar UV yang paling sering berdampak pada kulit adalah UVA dan UVB. Meski terdengar mirip, keduanya memiliki efek berbeda pada kulit bayi yang masih sensitif. Memahami perbedaan UVA dan UVB membantu orang tua lebih bijak dalam melindungi kulit si kecil sejak dini.

Mengenal Perbedaan UVA & UVB

Sinar ultraviolet terbagi menjadi beberapa jenis, tetapi yang paling berpengaruh pada kulit adalah UVA dan UVB.

UVA adalah sinar yang mampu menembus lebih dalam ke lapisan kulit. Sinar ini ada sepanjang hari, bahkan saat cuaca mendung, dan bisa menembus kaca jendela. UVA sering dikaitkan dengan kerusakan kulit jangka panjang karena bekerja di lapisan kulit yang lebih dalam.

Sementara itu, UVB adalah sinar yang bekerja di lapisan kulit paling luar. Inilah sinar yang biasanya menyebabkan kulit kemerahan atau terbakar saat terlalu lama berada di bawah matahari.

Keduanya sama-sama perlu diwaspadai, terutama karena kulit bayi masih tipis dan lapisan pelindung alaminya belum terbentuk sempurna.

Dampak UVA & UVB pada Kulit Bayi

Karena struktur kulit bayi belum sekuat orang dewasa, paparan UVA dan UVB bisa memberikan efek yang lebih cepat terlihat.

Beberapa dampak yang bisa terjadi antara lain:
1. Kulit kemerahan atau iritasi ringan
2. Kulit terasa kering dan lebih sensitif
3. Skin barrier melemah sehingga mudah mengalami gangguan
4. Risiko kerusakan kulit jangka panjang akibat paparan berulang
5. Paparan ini sering terjadi tanpa disadari. Misalnya saat bayi duduk di stroller, bermain di halaman, atau ikut Mom and Dad bepergian di siang hari. Meski terlihat sebentar, paparan yang terjadi terus-menerus tetap bisa berdampak.

Cara Mencegah Efek UVA & UVB

Langkah pencegahan paling sederhana adalah membatasi paparan langsung di bawah sinar matahari, terutama pada jam 10 pagi hingga 3 sore. Selain itu, penggunaan topi, pakaian lengan panjang berbahan lembut, dan pelindung stroller juga membantu.

Namun, perlindungan fisik saja belum cukup. Kulit tetap membutuhkan perlindungan tambahan berupa sunscreen yang mampu melindungi dari UVA dan UVB sekaligus.

Sunscreen dengan kandungan Titanium Dioxide menjadi salah satu pilihan yang banyak direkomendasikan, termasuk oleh IDAI, karena bekerja sebagai physical sunscreen yang memantulkan sinar matahari dari permukaan kulit. Cara kerja ini cenderung lebih lembut dan cocok untuk kulit bayi yang sensitif.

Loluna Baby Sunscreen mengandung Titanium Dioxide yang membantu melindungi kulit dari paparan UVA dan UVB dengan cara memantulkan sinar matahari. Dengan perlindungan broad spectrum, sunscreen ini membantu mengurangi risiko iritasi akibat paparan sinar UV dalam aktivitas sehari-hari.

Cara Mengatasi Dampak UVA & UVB

Jika kulit bayi sudah terlanjur terpapar dan menunjukkan tanda kemerahan atau kering, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Segera pindahkan bayi ke tempat yang teduh.
2. Bersihkan kulit dengan lembut menggunakan air hangat.
3. Gunakan pelembap khusus bayi untuk membantu menenangkan dan menjaga kelembapan kulit.
4. Hindari paparan ulang hingga kondisi kulit membaik.
5. Jika muncul iritasi berat atau reaksi yang tidak biasa, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak.

Perawatan setelah paparan tetap penting, tetapi pencegahan jauh lebih efektif dibanding mengobati. Konsistensi dalam menggunakan sunscreen dan perlindungan fisik menjadi kunci utama menjaga kesehatan kulit si kecil.

Kesimpulan

UVA dan UVB memiliki dampak berbeda tetapi sama-sama berisiko bagi kulit bayi yang masih sensitif. Dengan mengetahui bagainaba cara kerja keduanya membantu orang tua lebih sadar pentingnya perlindungan sejak dini. Dengan kombinasi perlindungan fisik dan penggunaan sunscreen yang tepat, kulit bayi bisa tetap sehat, nyaman, dan terlindungi dalam berbagai aktivitas hariannya

Tentang Loluna

Loluna didirikan pada September 2023 dengan visi menghadirkan standar baru dalam perawatan kulit bayi di Indonesia. Diformulasikan di Australia dan diperkaya dengan teknologi 5X Ceramide, Loluna berfokus pada penguatan skin barrier sejak hari pertama kehidupan. Dalam waktu singkat, Loluna berhasil menjadi salah satu brand baby skincare teratas di marketplace Indonesia, dipercaya oleh orang tua modern yang mengutamakan kualitas dan keamanan tanpa kompromi.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleOPTIMALKAN PENGAMANAN AREA MAKO, OPTIMALKAN PENGAMANAN AREA MAKO LAKSANAKAN SIAGA PENJAGAAN SIANG
Next Article BERIKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT POLSEK KAPUAS HULU LAKSANAKAN SIAGA JAGA MAKO SIANG
vritimes

Related Posts

Dupoin Futures Bersama Jakarta Futures Exchange Tingkatkan Literasi Keuangan di Tengah Gejolak Ekonomi Global

10 Juni 2026 2:08 PM

5 Kesalahan Trading yang Masih Sering Dilakukan Trader Pemula

10 Juni 2026 1:50 PM

Itel A200 Jadi Pilihan Baru Smartphone AI Terjangkau dengan Baterai Besar

10 Juni 2026 1:27 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.