Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar

137 Wilayah Jakarta Rawan Narkoba, DPRD DKI Sahkan Perda P4GN dan Siapkan Dukungan BTT

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Turnamen Golf Kapolda Banten 2026

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Analis
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»SOMYA Curi Perhatian di Enviro Tech 2026, Menteri LH Apresiasi Teknologi Olah Sampah Organik Karya Anak Bangsa
Terkini

SOMYA Curi Perhatian di Enviro Tech 2026, Menteri LH Apresiasi Teknologi Olah Sampah Organik Karya Anak Bangsa

ranuBy ranu11 Juni 2026 11:53 PM0343 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

SOMYA Curi Perhatian di EnviroTech 2026, Menteri LH Apresiasi Teknologi Olah Sampah Organik Karya Anak Bangsa

 

 

Analisnews.co.id – DENPASAR | Inovasi teknologi pengolahan sampah organik karya anak bangsa, SOMYA sukses mencuri perhatian dalam ajang Indonesia International Environment Technology and Innovation Expo & Conference atau EnviroTech 2026 yang berlangsung pada 11-13 Juni 2026.

Kehadiran SOMYA di pameran teknologi lingkungan internasional tersebut mendapat perhatian langsung dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Mohammad Jumhur Hidayat yang mengunjungi booth SOMYA di arena pameran.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap inovasi teknologi pengolahan sampah organik berbasis sumber yang dikembangkan oleh anak bangsa melalui PT Enviro Mas Sejahtera.

Dalam kunjungannya, Menteri LH memberikan dukungan terhadap teknologi SOMYA yang dinilai mampu menjadi solusi nyata dalam pengelolaan sampah organik secara cepat dan berkelanjutan. Teknologi ini juga dinilai sejalan dengan konsep ekonomi sirkular yang kini terus didorong pemerintah.

Penilaian tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang menekankan pentingnya pengurangan sampah sejak dari sumber atau hulu, bukan hanya bergantung pada tempat pembuangan akhir (TPA).

Sementara itu, Anak Agung Ngurah Panji Astika ST., selaku pimpinan PT Enviro Mas Sejahtera, dengan Teknologi SOMYA karya anak bangsa, mempresentasikan mesin pengolahan sampah organik berbasis Rapid Digester yang didesain untuk mengolah sampah langsung ditempat/sumbernya.

Teknologi Rapid Digester yang dikembangkan SOMYA diklaim mampu mengolah sampah organik dalam waktu relatif singkat, yakni hanya sekitar 8 hingga 16 jam. Hasil pengolahan tersebut kemudian dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik yang bernilai guna.

A.A. Ngurah Panji Astika menyampaikan apresiasi pemerintah menjadi motivasi besar bagi tim SOMYA untuk terus mengembangkan inovasi pengolahan sampah yang efektif dan mudah diterapkan di berbagai sektor.

Menurutnya, teknologi SOMYA dirancang agar dapat digunakan oleh hotel, restoran, kawasan komersial, industri hingga pemerintah daerah dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.

“Targetnya kami jelas, menghadirkan teknologi pengolahan sampah yang lebih efektif, ramah lingkungan, dan mudah diimplementasikan berbagai sektor, mulai dari hotel, restoran, industri, kawasan komersial, hingga pemerintah daerah,” paparnya.

Ia juga menegaskan bahwa paradigma pengelolaan sampah di Indonesia harus mulai berubah. Sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah yang harus dibuang ke TPA, melainkan sumber daya yang dapat diolah kembali menjadi produk bermanfaat.

Bagi SOMYA, paradigma pengelolaan sampah harus berubah. Sampah bukan lagi masalah yang harus ditimbun ke TPA. “Sampah adalah sumber daya yang harus dikelola bijak sejak dari sumber, demi Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tegasnya.

 

SOMYA, EnviroTech 2026, Pengolahan Sampah Organik, Teknologi Lingkungan, Ekonomi Sirkular

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleDolar Menguat, Perlukah Memikirkan Ulang Rencana Traveling ke Luar Negeri?
Next Article DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN, PERSONEL POLSEK KAPUAS KUALA SOSIALISASIKAN SANKSI PIDANA PELAKU KARHUTLA
ranu

Related Posts

137 Wilayah Jakarta Rawan Narkoba, DPRD DKI Sahkan Perda P4GN dan Siapkan Dukungan BTT

13 Juni 2026 9:42 PM

Jamin Keamanan Aset Daerah, Sat Samapta Polres Sukamara Monitoring Kantor Bank Kalteng

13 Juni 2026 9:04 PM

Antisipasi Kejahatan, Polsek Timpah Laksanakan Patroli Malam Hari

13 Juni 2026 8:39 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.